Motor Brebet Habis Isi Pertalite? Ahli Beberkan Penyebab dan Solusi yang Bikin Kaget!

- Kamis, 30 Oktober 2025 | 06:48 WIB
Motor Brebet Habis Isi Pertalite? Ahli Beberkan Penyebab dan Solusi yang Bikin Kaget!

Motor Brebet Setelah Isi Pertalite? Ini Penyebab dan Solusinya Menurut Ahli

Banyak pengendara motor di Jawa Timur melaporkan masalah mesin brebet atau tersendat setelah mengisi bahan bakar Pertalite. Keluhan ini berkisar dari penurunan performa mesin hingga mogok mendadak. Ilyas Sofana, Sekretaris Program Studi Teknik Mesin UMSurabaya, memberikan analisis mendalam mengenai penyebab dan cara mengatasi masalah ini.

Penyebab Utama Motor Brebet Setelah Isi Bahan Bakar

Menurut Ilyas, akar masalahnya sering terletak pada kualitas bahan bakar yang buruk. Bahan bakar berkualitas rendah menyebabkan pembakaran di ruang mesin tidak berlangsung sempurna.

"BBM yang kotor dapat menyumbat injektor karena ketidakkonsistenan densitas dan viskositas akibat molekul pengotor. Aliran bahan bakar yang tersendat inilah yang memunculkan gejala brebet," jelas Ilyas.

Pembakaran tidak sempurna juga memicu penumpukan endapan pada elektroda busi yang mengganggu percikan api. "Busi sebagai pemantik api utama jika tertutup deposit hasil pembakaran akan memperparah kondisi brebet," tambahnya.

Hubungan Sistem Pengapian dan Kualitas BBM

Ilyas menekankan bahwa gejala brebet tidak hanya disebabkan bahan bakar, tetapi juga sistem pengapian. Keduanya saling berkaitan erat.

"Sistem pengapian yang abnormal bisa dipicu oleh bahan bakar di bawah standar. Penggunaan BBM sesuai rekomendasi manual kendaraan dapat meminimalkan keausan komponen pengapian," ujarnya.

Pentingnya Memperhatikan Angka Oktan (RON)

Ilyas menegaskan pentingnya memperhatikan Research Octane Number (RON). Meski RON tinggi mencegah knocking, bukan berarti semakin tinggi semakin baik.

"Jika manual book menganjurkan RON 90, jangan dipaksakan menggunakan RON 92. RON terlalu tinggi justru menyebabkan pembakaran tidak sempurna, menimbulkan jelaga karbon, deposit pada busi, dan meningkatkan emisi gas buang," terang Ilyas.

Cara Mendeteksi dan Mengatasi Motor Brebet

Untuk mendiagnosis penyebab brebet, Ilyas merekomendasikan langkah-langkah praktis:

  • Dengarkan kapan brebet terjadi - saat idle atau saat digas
  • Untuk motor injeksi, gunakan scan tools untuk membaca kode kerusakan
  • Untuk motor karburator, periksa secara manual busi, filter bensin, dan saluran bahan bakar

"Setelah pemeriksaan normal, coba ganti BBM dengan kualitas lebih baik, baik dengan RON lebih tinggi atau merek berbeda dengan RON sama," sarannya.

Jika brebet muncul setelah mengisi BBM, langkah pertama adalah menguras tangki. "Periksa apakah ada air atau kotoran. Jika belum membaik, ganti filter bensin dan lakukan uji jalan," tutur Ilyas.

Tips Mencegah Motor Brebet

Untuk pencegahan, Ilyas menekankan pentingnya tune up berkala. "Standar kendaraan Jepang biasanya setiap 4.000-6.000 km. Perawatan rutin sangat berpengaruh pada ketahanan mesin," tegasnya.

Mengenai aditif bahan bakar, Ilyas tidak melarang namun menyarankan kehati-hatian. "Boleh digunakan, tapi jangan langsung dengan konsentrasi tinggi. Lakukan bertahap dan pilih produk dari merek terpercaya," pungkasnya.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar