"Kami sangat optimistis melihat capaian ini. Kenaikan rasio lancar hingga 106 kali dan aset yang menembus Rp182 miliar per Agustus 2025 adalah cerminan dari strategi manajemen risiko yang ketat serta efisiensi operasional yang terus kami jalankan," ujar Anita dalam keterangan resmi, Senin (27/10/2025).
Anita menambahkan, fokus perseroan saat ini adalah memanfaatkan likuiditas yang kuat untuk menjaga momentum pertumbuhan yang berkelanjutan.
"Kami berkomitmen untuk terus tumbuh secara berkelanjutan, menjaga kualitas pembiayaan, dan memberikan nilai terbaik bagi seluruh pemegang saham," pungkasnya.
(Rahmat Fiansyah)
Artikel Terkait
KJRI Jeddah Fasilitasi Pemulangan 2.248 Jamaah Umrah dalam Dua Hari
Gubernur DKI Pastikan Stok LPG Aman Jelang Lebaran, Harga Pangan Naik Terkendali
Jalur Mudik Padang-Bukittinggi Siap 24 Jam Jelang Lebaran 2026
Pemerintah Kaji Rencana Pemotongan Gaji Pejabat Tinggi Negara