Proses Pengusulan sebagai Pahlawan Nasional
Setelah 32 tahun berlalu, nama Marsinah kembali menggema. Kementerian Sosial (Kemensos) secara resmi mengusulkan Marsinah sebagai Pahlawan Nasional bersama 39 tokoh lainnya menjelang peringatan Hari Pahlawan 2025. Pengusulan ini mendapat dukungan luas, termasuk dari Presiden Prabowo Subianto yang menyatakan dukungannya pada peringatan Hari Buruh 2025.
Proses pengusulan diperkuat dengan diselenggarakannya seminar nasional bertajuk "Marsinah: Perjuangan, Kemanusiaan, dan Pengakuan Negara" di Nganjuk pada Oktober 2025. Seminar ini menghadirkan Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) sebagai pembicara utama, bersama Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, Wakil Bupati Nganjuk, keluarga Marsinah, dan berbagai elemen masyarakat.
Makna Pengusulan Marsinah sebagai Pahlawan Nasional
Menurut Menteri Sosial Saifullah Yusuf, perjuangan Marsinah bukan sekadar sejarah kelam tetapi refleksi kemanusiaan yang dalam. "Marsinah tidak berjuang untuk dirinya sendiri. Ia berjuang untuk hak orang banyak, untuk rezeki yang layak, martabat buruh, dan rasa keadilan yang sederhana," tegas Gus Ipul.
Pengusulan Marsinah sebagai Pahlawan Nasional dinilai sebagai upaya menegakkan martabat bangsa dan menyalakan kembali nilai-nilai kejujuran, solidaritas, dan keberanian sosial yang diperjuangkannya. Proses ini kini menunggu keputusan Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan sebelum akhirnya diputuskan oleh Presiden.
Artikel Terkait
DPR Gelar Rapat Khusus, Polisi Ungkap Foto Pelaku Penyiraman KontraS
Empat Prajurit BAIS TNI Ditahan Terkait Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS
Menkes Imbau Pemudik Motor Istirahat Tiap 2-3 Jam untuk Antisipasi Kecelakaan di Jalur Arteri
Askrindo Berangkatkan Ratusan Pemudik Gratis dengan Asuransi Jelang Lebaran 2026