Pemerintah Targetkan Semua Desa dan Dusun di Indonesia Berlistrik pada 2030
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengumumkan capaian signifikan dalam program elektrifikasi nasional. Dalam satu tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah telah berhasil membangun jaringan listrik di lebih dari 1.100 desa.
Peningkatan akses listrik ini menjadi salah satu program prioritas pemerintah untuk menjangkau daerah-daerah terpencil.
"Tahun ini Bapak Presiden kita mampu membangun jaringan di 1.100 lebih desa. Total desa yang kita belum aliran listrik 5.700, ada 4.400 dusun. Sekarang lagi pasang 1.100 lebih desa, kemudian 250 ribu (akan) pasang," ujar Bahlil dalam keterangannya di Istana Kepresidenan, Jakarta, Sabtu (25/10/2025).
Fokus pada Pendidikan dan Teknologi di Daerah 3T
Bahlil menuturkan bahwa Presiden Prabowo memiliki perhatian khusus terhadap anak-anak di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Tujuannya adalah agar sekolah-sekolah di pelosok dapat memanfaatkan teknologi untuk mendukung pembelajaran.
“Presiden mempunyai perhatian khusus kepada anak-anak kita di pedalaman. Presiden punya keinginan agar sekolah-sekolah itu harus memakai teknologi, pakai layar. Jadi, mau tidak mau listrik harus kita masukkan,” jelasnya.
Artikel Terkait
Rencana Gaza Trump Picu Ancaman Mundur dari Kabinet Netanyahu
Veloz Hybrid Cetak 4.000 Pesanan, Toyota Siapkan Tiga Model Baru di IIMS
Toyota Indonesia Waspadai Tarif, Ekspor ke Venezuela Tetap Lancar
Jenazah Sandera Terakhir Ditemukan, Janji Netanyahu Soal Rafah Masih Menggantung