Ancaman Trump dan Respons Kolombia
Melalui unggahan media sosialnya, Trump tidak hanya mengancam menghentikan bantuan ke Kolombia, tetapi juga menyatakan jika Petro tidak mengambil tindakan tegas terhadap perdagangan narkoba, AS akan turun tangan sendiri. Pernyataan ini ditanggapi serius oleh Menteri Dalam Negeri Kolombia Armando Benedetti yang menginterpretasikannya sebagai ancaman invasi militer.
Korban Jiwa dalam Serangan AS
Presiden Petro mengungkapkan bahwa salah satu korban tewas dalam serangan AS adalah warga sipil Kolombia bernama Alejandro Carranza yang berprofesi sebagai nelayan tradisional. Petro menegaskan korban tidak memiliki hubungan apapun dengan perdagangan narkoba dan mengecam tindakan AS sebagai pembunuhan dan pelanggaran kedaulatan Kolombia.
Implikasi Hubungan Bilateral
Keputusan penarikan duta besar ini merupakan langkah diplomatik signifikan yang mencerminkan memburuknya hubungan Kolombia-AS di bawah kepemimpinan Petro. Eskalasi konflik ini berpotensi mempengaruhi kerjasama bilateral di berbagai bidang, termasuk keamanan regional dan perdagangan antara kedua negara.
Artikel Terkait
Dubes Iran Buka Suara: Ribuan Tewas dalam Kerusuhan, Mayoritas Aparat
Duka di Balik Banjir Tangerang: Dua Bocah Tewas Terseret Arus Irigasi
Amukan Petani Bogor: Pagar Perumahan Dibongkar Usai Sawah Terendam Banjir
Prabowo di Davos: Saat Dunia Rapuh, Indonesia Jadi Titik Terang