Kebakaran hutan dan lahan di sekitar kawasan PT PAR, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, langsung ditangani aparat kepolisian. Langkah ini bagian dari Operasi Aman Nusa II yang digelar Polda Sumatera Selatan untuk mencegah api meluas dan melindungi warga dari kabut asap.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu'min Wijaya menegaskan komitmen pihaknya dalam merespons setiap titik api. "Setiap titik api harus ditangani secepat mungkin agar tidak berkembang dan menimbulkan dampak yang lebih luas. Kami memastikan personel di lapangan terus bekerja secara maksimal serta berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait demi melindungi masyarakat," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (19/8/2026).
Sebanyak empat personel Direktorat Samapta Polda Sumsel diterjunkan ke lokasi pada Selasa (18/8). Mereka disiagakan di Posko Karhutla PT PAR Hikmah Dua, Desa Pulau Geronggang, wilayah hukum Polsek Pedamaran Timur, Polres OKI. Penanganan dipimpin Padal Karhutla Aman Nusa II Polsek Pedamaran Timur, IPDA Dendry Robby Ariadi.
Personel menyisir titik-titik panas dan melakukan penyemprotan langsung menggunakan sarana yang tersedia di posko. Upaya ini untuk mempercepat pemadaman dan menekan perambatan api. Selain itu, pengamanan di sekitar lokasi juga dilakukan agar proses penanganan berjalan aman dan kondusif.
Direktur Samapta Polda Sumsel Kombes Pol. Ridwan terus memantau kesiapan dan pelaksanaan tugas personel di lapangan. Pemantauan ini memastikan langkah mitigasi dalam Operasi Aman Nusa II berjalan efektif dan sesuai perkembangan kondisi di lokasi kebakaran.
Dalam operasi tersebut, kepolisian berkoordinasi dengan pihak perusahaan dan pemangku kepentingan terkait di tingkat kewilayahan. Sinergi ini dinilai penting untuk mempercepat pemadaman serta mencegah munculnya titik api baru.
Nandang mengimbau masyarakat dan korporasi tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Jika menemukan titik api atau tanda kebakaran, warga diminta segera melapor ke polisi atau posko karhutla terdekat agar bisa ditangani sejak dini.
Melalui Operasi Aman Nusa II, Polda Sumsel memperkuat kesiapsiagaan dan sinergi penanggulangan karhutla di wilayah rawan. Respons cepat terhadap setiap titik api diharapkan menekan potensi kebakaran meluas, mengurangi dampak kabut asap, serta menjaga kesehatan dan aktivitas masyarakat tetap berjalan normal.
Artikel Terkait
AQI Tembus 487, Palangka Raya Diselimuti Kabut Asap Pekat
Polres OKU Timur Sisir 116 Titik Rawan Karhutla
Karhutla Landa Palangka Raya, 19 Titik Api Mengintai Permukiman
Kualitas Udara Palangka Raya Capai Level Berbahaya, Kabut Asap Selimuti Jalan Tjilik Riwut