Kabut asap pekat menyelimuti Jalan Tjilik Riwut, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, pada Selasa (18/8/2026). Sejumlah pengendara tetap nekat melintas di tengah kepulan asap yang memenuhi kawasan tersebut, meski jarak pandang terganggu.
Berdasarkan pantauan IQAir pada pukul 08.11 WIB, kualitas udara di Palangka Raya berada dalam kategori berbahaya. Indeks kualitas udara (US AQI) mencapai 380, dengan konsentrasi polutan utama PM2.5 sebesar 265,5 mikrogram per meter kubik. Angka ini jauh melampaui ambang batas normal dan berisiko tinggi bagi kesehatan.
Tingginya tingkat polusi membuat sejumlah ruas jalan tampak berkabut. Kondisi ini tidak hanya mengganggu jarak pandang pengendara, tetapi juga meningkatkan paparan udara berpolusi bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan.
Kabut asap ini terjadi di tengah maraknya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah. Musim kemarau yang sedang berlangsung meningkatkan risiko meluasnya kebakaran dan kepulan asap di sejumlah wilayah.
Artikel Terkait
Prabowo Tinjau Karhutla di Kalteng, Pimpin Rapat Penanganan
Prabowo Tinjau Langsung Lokasi Karhutla di Kubu Raya, Kalbar
Polda Riau Luncurkan Dashboard Green Policing untuk Deteksi Dini Karhutla
Prabowo Tinjau Langsung Titik Karhutla di Kalimantan Barat