Mendagri Prioritaskan Listrik dan Logistik untuk Korban Gempa Manggarai Timur

- Senin, 17 Agustus 2026 | 20:42 WIB
Mendagri Prioritaskan Listrik dan Logistik untuk Korban Gempa Manggarai Timur

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan rencana prioritas untuk menangani korban gempa di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Penegasan ini disampaikan usai ia meninjau langsung lokasi bencana dan berdialog dengan warga di Desa Satar Kampas, Kecamatan Lamba Leda Utara, Senin (17/8/2026).

Langkah pertama yang akan diambil adalah mempercepat pemulihan jaringan listrik dan penyaluran logistik, terutama sembako. "Jadi prioritas listrik, kemudian makanan. Makanan logistik mereka sangat minta sekali," ujar Mendagri di hadapan wartawan.

Untuk memulihkan aliran listrik, Mendagri akan berkomunikasi dengan Direktur Utama Perusahaan Listrik Negara (PLN) agar perbaikan di Manggarai Timur menjadi prioritas. Pasalnya, pembangkit dan gardu induk dilaporkan tidak rusak. Gangguan lebih banyak disebabkan tiang listrik yang roboh akibat guncangan gempa.

"Pembangkit listrik enggak ada yang rusak. Persoalannya adalah tiang-tiangnya ada yang roboh, jaringan yang dari gardu ke rumah. Itu problemnya," urainya.

Mendagri berharap listrik yang pulih dapat mendukung jaringan telekomunikasi, sehingga warga bisa kembali berhubungan dengan keluarga di luar daerah. "Kalau listriknya sudah mati, mau enggak mau sinyal handphone juga off juga. Nah, itu mungkin hal-hal yang prioritas yang kita kerjakan," katanya.

Selain listrik dan logistik, Mendagri memastikan akan berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin untuk mengirim tenaga medis tambahan ke lokasi terdampak. Ini untuk memperkuat posko warga dan Basarnas di Kecamatan Lamba Leda Utara, salah satu wilayah terparah akibat gempa. "Segera akan saya telepon Pak Menkes untuk mengirim pasukan beliau, termasuk obat-obatan, relawan medis beliau," tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Mendagri juga mengapresiasi TNI Angkatan Laut yang akan menerjunkan Rumah Sakit Terapung KRI dr. Soeharso ke perairan Manggarai Timur. "Kalau bisa kita dorong juga Rumah Sakit Angkatan Laut yang kapal yang besar itu, (KRI) Soeharso untuk di (wilayah) Reo. Itu akan sangat banyak membantu sekali," tutupnya.

Kunjungan Mendagri ke Desa Satar Kampas dilakukan usai memimpin upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Natas Lehong, Manggarai Timur. Ia tiba bersama Kepala Basarnas Mohammad Syafii dan Bupati Manggarai Timur Agas Andreas.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags