Guru SD di Tanjungbalai Diduga Cabuli Murid Bersama Suami, Warga Seret ke Polisi

- Kamis, 23 Juli 2026 | 18:00 WIB
Guru SD di Tanjungbalai Diduga Cabuli Murid Bersama Suami, Warga Seret ke Polisi

Seorang guru sekolah dasar di Tanjungbalai, Sumatera Utara, diamankan warga setelah diduga melakukan pencabulan terhadap muridnya sendiri yang masih di bawah umur. Peristiwa itu terjadi pada Rabu (22/7) malam dan videonya viral di media sosial.

Terduga pelaku berinisial A, seorang guru PNS, diduga membawa korban seorang anak SD yang tidak memiliki kedua orang tua ke rumahnya. Di sana, korban diduga dilecehkan bersama suami pelaku. Informasi ini disampaikan oleh seorang warga bernama Meli (nama samaran).

"Memang kebetulan pas dia diseret, awak ada di situ," kata Meli saat dihubungi, Kamis (23/7).

Kasus ini telah dilaporkan ke Polres Tanjungbalai oleh orang tua angkat korban. Laporan tercatat dengan nomor LP/B/132/V/2026/Polres Tanjung Balai/Polda Sumatera Utara, tertanggal 4 Mei 2026.

Kasi Humas Polres Tanjungbalai, Ipda Muhammad Ruslan, membenarkan laporan tersebut. Menurutnya, peristiwa terjadi di Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjungbalai. "Diduga terjadi tindak pidana cabul oleh terduga pelaku berinisial A dengan cara membujuk korban dengan memberi handphone untuk dimainkan oleh korban. Selanjutnya pelaku membuka celana korban dan melakukan pelecehan seksual," ujar Ruslan dalam keterangannya, Kamis (23/7).

Dalam video yang beredar, tampak warga berkerumunan dan membawa guru tersebut bersama aparat kepolisian. Meli mengaku menyaksikan langsung saat pelaku diseret warga. Ia mendengar bahwa guru itu diduga membawa muridnya ke rumah untuk suaminya. "Iya (guru itu memang bawa anak SD itu ke rumahnya untuk suaminya), kalau katanya gitu. Nah, itu kan murid dia, diajak lah ke rumahnya. Nah, terus di rumah dia lah orang itu diduga mencabuli anak itu," ujar Meli.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags