Prabowo Sebut Ancaman Narkotika Masih Sangat Memprihatinkan

- Kamis, 23 Juli 2026 | 12:40 WIB
Prabowo Sebut Ancaman Narkotika Masih Sangat Memprihatinkan

Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa ancaman narkotika di Indonesia masih berada pada level yang sangat memprihatinkan. Pernyataan itu disampaikan dalam sambutan yang dibacakan oleh Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Djamari Chaniago, pada peringatan Hari Anti Narkotika Internasional di Lido, Bogor, Jawa Barat, Kamis (23/7/2026).

"Kita tidak boleh menutup mata terhadap fakta ini karena ancaman narkotika masih berada pada tingkat yang sangat memprihatinkan di tingkat nasional," kata Prabowo dalam sambutan tersebut.

Menurut Prabowo, permasalahan narkotika semakin kompleks. Sindikat narkotika kini memanfaatkan teknologi untuk memasarkan barang haram itu. Ia menjelaskan bahwa jaringan sindikat internasional menggunakan teknologi digital, media sosial, dan penyelundupan transnasional yang canggih untuk menyasar Indonesia karena dinilai sebagai pasar yang cukup besar.

"Jaringan sindikat internasional kini memanfaatkan teknologi digital, media sosial, dan penyelundupan transnasional yang canggih. Mereka menyasar negara kita karena mereka tahu Indonesia adalah pasar yang cukup besar," ujarnya.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags