Sejumlah sekolah di Singapura memberikan kelonggaran bagi siswa dengan memundurkan jam masuk sekolah pada Senin, 20 Juli 2026, sehari setelah final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina. Kebijakan ini diambil agar para siswa memiliki waktu istirahat yang cukup usai menyaksikan pertandingan yang berlangsung dini hari waktu setempat.
Beberapa sekolah bahkan menggelar acara nonton bareng sebagai bagian dari upaya membangun kebersamaan dan semangat sportivitas di kalangan siswa.
Salah satu sekolah yang menerapkan kebijakan tersebut adalah St Joseph's Institution. Melalui surat edaran kepada orang tua dan siswa, sekolah mengumumkan jam masuk pada 20 Juli dimundurkan dari pukul 07.50 menjadi 08.30 waktu setempat. Jadwal normal akan kembali berlaku mulai 22 Juli 2026. Pihak sekolah menilai momen final Piala Dunia dapat menjadi sarana pembelajaran tentang kerja sama, ketekunan, semangat juang, dan sikap saling menghormati di luar kegiatan akademik.
Kebijakan serupa juga diterapkan Anglo-Chinese School yang mengawali kegiatan belajar pada pukul 08.30.
Nobar Piala Dunia Digelar di Sekolah
Sementara itu, SSP mengadakan acara nonton bareng final Piala Dunia yang diperkirakan dihadiri lebih dari 300 peserta. Acara berlangsung mulai pukul 02.30 hingga 05.30, sehingga proses belajar mengajar pada hari tersebut baru dimulai pukul 10.00. Kegiatan nobar dikelola organisasi siswa dengan dukungan guru dan relawan orang tua. Sekolah juga menyediakan makanan ringan serta berbagai permainan saat jeda pertandingan untuk menambah kemeriahan acara.
Berbeda dengan sekolah lainnya, Anglo-Chinese School mengizinkan siswanya mengenakan jersey tim nasional pada 17 Juli sebagai bentuk perayaan semangat Piala Dunia. Meski demikian, siswa tetap diwajibkan memakai bawahan seragam sekolah, sementara jersey klub sepak bola tidak diperbolehkan.
Usulan menggelar nobar juga datang dari para siswa. Salah satunya disampaikan oleh anggota dewan siswa Victoria School, Reeyern Hadassah Ng, yang mengaku antusias menyambut laga puncak turnamen.
Argentina vs Spanyol Berebut Gelar Juara
Final Piala Dunia 2026 akan mempertemukan juara bertahan Argentina melawan Spanyol di New Jersey. Tim yang dipimpin Lionel Messi berpeluang mencatat sejarah sebagai tim ketiga yang sukses mempertahankan gelar juara dunia, setelah Italia (1934–1938) dan Brasil (1958–1962).
Artikel Terkait
Suasana Kontras Final Piala Dunia 2026: Hening di Bar Brasil, Gemuruh di Madrid
Palestina Rayakan Kemenangan Spanyol di Piala Dunia 2026, Sindir Netanyahu
Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Bawa Pulang Hadiah Rp897 Miliar
Kontroversi Messi Warnai Final Piala Dunia 2026: Minta Wasit Usir Cucurella karena Tutup Mulut