Seorang pria berinisial SM (26) menjadi korban pembegalan di Jalan Mandiri VII, Rawabadak Selatan, Koja, Jakarta Utara, usai bermain futsal. Ia ditemukan warga dalam kondisi bersimbah darah akibat bacokan senjata tajam.
Kapolsek Koja, Kompol Andry Suharto, mengatakan peristiwa terjadi pada Jumat (17/7/2026) malam. Korban baru selesai bermain futsal di kawasan Tanah Merah dan mengantar temannya berinisial W. Saat melintas di tempat kejadian, dua pelaku tiba-tiba mengadangnya.
“Pelaku yang membawa senjata tajam jenis gancu memberhentikan korban lalu membacoknya,” ujar Andry, Minggu (19/7/2026).
Akibat serangan tersebut, SM mengalami luka di kepala, lengan kanan, dan kaki kanan. Sepeda motor miliknya juga dibawa kabur para pelaku. Korban kini dirawat intensif di Rumah Sakit Koja.
Dari video yang beredar di media sosial, tampak korban tergeletak bersimbah darah. Salah satu pelaku diduga menodongkan senjata airgun, sementara pelaku lainnya membawa celurit. Korban sempat berusaha melarikan diri dengan melompati pagar, tetapi tasnya tersangkut hingga ia terjatuh. Pelaku kembali menyerang hingga korban luka parah, lalu ia merangkak ke dalam gang meminta pertolongan warga.
Polsek Koja bersama Polres Metro Jakarta Utara saat ini masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku. “Sedang dilakukan pengejaran,” kata Andry.
Artikel Terkait
Begal di Jakarta Utara, Korban Bacok dan Motor Dibawa Kabur
Begal Bacok Pemotor dengan Gancu di Jakarta Utara, Korban Tergeletak Bersimbah Darah
Begal Bersembunyi di Semak, Lempari Pedagang Sayur dengan Pohon Pisang
Begal Pedagang Sayur di Serang Dipantau Pelaku Selama Tiga Hari