Seorang pemotor berinisial SM menjadi korban begal di Jalan Koramil, Koja, Jakarta Utara, pada Sabtu (17/7/2026) malam. Korban dibacok menggunakan gancu oleh pelaku hingga mengalami luka di kepala, lengan kanan, dan kaki kanan, dan tergeletak bersimbah darah di lokasi kejadian.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 23.30 WIB. Saat itu, korban baru saja mengantarkan temannya berinisial W pulang setelah bermain futsal di kawasan Tanah Merah. Di tengah perjalanan, tiba-tiba seorang pria bersenjata tajam jenis gancu menghentikan laju motor korban.
"Lalu saat melintas di TKP tiba-tiba pelaku yang membawa senjata tajam jenis gancu memberhentikan korban," ujar Kapolsek Koja Kompol Andry Suharto dalam keterangannya, Minggu (19/7).
Pelaku langsung membacok korban tanpa banyak bicara. Akibatnya, korban mengalami luka parah dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Koja untuk mendapatkan penanganan medis. Sebuah video yang beredar di media sosial memperlihatkan kondisi korban yang tergeletak dengan kepala dan kaki berlumuran darah, setengah sadar saat berkomunikasi dengan warga yang mengerumuninya.
Menurut keterangan saksi di lokasi, pelaku diketahui berinisial A dan dikenali oleh salah satu saksi yang kebetulan berada di tempat kejadian untuk membantu korban. "Menurut keterangan saksi 1 bahwa saksi 1 mengenali pelaku yang bernama A dan pada saat itu saksi 1 berada di lokasi untuk membantu korban," jelas Andry.
Usai membacok korban, pelaku melarikan diri dengan membawa motor Honda Beat milik korban. Namun, senjata tajam yang digunakan pelaku tertinggal di lokasi dan kini menjadi barang bukti. Piket Opsnal Reskrim Koja telah mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara. Hingga saat ini, kasus masih dalam penyelidikan kepolisian.
Artikel Terkait
Begal Celurit di Serpong Rampas Motor Ibu Usai Antar Anak ke Stasiun
Bareskrim Bekuk Dua WN India Penyelundup Emas Ilegal ke Dubai
BNN Bekuk Bandar Narkoba Bos Gendut, Anggota DPR Minta Terus Kejar Bandar Besar
Bareskrim Ungkap Penyelundupan Emas Ilegal Jaringan Internasional, Raup Hampir Rp3 Triliun