Polisi Telusuri Asal Tiga Senjata Api yang Disita dari KKB Yahukimo

- Minggu, 19 Juli 2026 | 02:50 WIB
Polisi Telusuri Asal Tiga Senjata Api yang Disita dari KKB Yahukimo

Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 tengah menelusuri asal-usul tiga senjata api yang disita dalam operasi penegakan hukum terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di KM 4 Logpon, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Penelusuran ini bertujuan mengungkap jalur distribusi dan pihak yang diduga memasok persenjataan kepada kelompok tersebut.

Aparat juga mendalami kemungkinan adanya jaringan yang masih aktif menyediakan senjata dan amunisi bagi KKB Kodap XVI Yahukimo Batalyon Yamue.

Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Pol Adarma Sinaga mengatakan penyidikan tidak hanya menyasar orang-orang yang berada di lokasi operasi, tetapi juga diarahkan untuk mengungkap jaringan pemasok senjata.

"Penyidik akan terus mendalami keterkaitan para pelaku, asal-usul persenjataan, serta jaringan yang diduga masih beroperasi. Kami juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi, serta segera menyampaikan informasi kepada petugas apabila mengetahui hal-hal yang dapat membantu proses penegakan hukum," katanya.

Selain tiga pucuk senjata api, petugas turut mengamankan 43 butir amunisi kaliber 5,56 milimeter dan satu unit peredam senjata. Seluruh barang bukti telah diserahkan kepada Satreskrim Polres Yahukimo untuk kepentingan penyidikan.

Aparat akan memeriksa balistik untuk mengetahui karakteristik senjata serta membandingkannya dengan proyektil maupun selongsong peluru yang ditemukan pada sejumlah perkara sebelumnya. Polisi juga akan menelusuri nomor seri, jenis, negara asal produksi, kemungkinan modifikasi, hingga riwayat perpindahan kepemilikan senjata.

Hingga kini, kepolisian belum mengungkap jenis maupun merek tiga senjata api yang disita dalam operasi tersebut.

Dalam operasi yang berlangsung pada Jumat (17/7/2026), tiga anggota KKB yang diidentifikasi sebagai Roni Rubis, Kumis Passae, dan Orgenes Bayage tewas dalam baku tembak. Selain itu, empat orang berinisial OH, SM, MM, dan LM turut ditangkap untuk dimintai keterangan. Petugas akan mencocokkan keterangan mereka dengan hasil pemeriksaan barang bukti dan analisis balistik guna menelusuri dugaan jalur distribusi senjata serta pihak-pihak yang diduga memiliki keterkaitan dengan kelompok pimpinan buronan Ronal Heluka.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags