Tiga Anggota KKB Tewas dalam Kontak Tembak di Yahukimo, Senjata Api Diamankan

- Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:05 WIB
Tiga Anggota KKB Tewas dalam Kontak Tembak di Yahukimo, Senjata Api Diamankan

Tiga anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) tewas dalam kontak tembak dengan tim gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz di Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Dalam operasi yang digelar Jumat (17/7) itu, petugas juga mengamankan tiga pucuk senjata api dan sejumlah barang bukti lainnya.

Kepala Operasi Damai Cartenz, Irjen Pol Faizal Ramadhani, mengatakan kontak tembak terjadi di kawasan KM 4 Logpon, Distrik Dekai. Tim gabungan yang terdiri dari Satgas Operasi Damai Cartenz-2026, Polres Yahukimo, dan Kompi 3 Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Papua bergerak berdasarkan hasil penyelidikan dan informasi intelijen mengenai keberadaan kelompok bersenjata di wilayah tersebut.

"Saat melaksanakan operasi penegakan hukum terhadap KKB, terjadi kontak tembak hingga menewaskan tiga anggota KKB," kata Faizal dalam keterangannya, Sabtu (18/7).

Ketiga anggota KKB yang tewas diketahui berasal dari Kodap XVI Yahukimo Batalyon Yamue pimpinan DPO Ronal Heluka. Mereka adalah Roni Rubis, Kumis Passae, dan Orgenes Bayage. Kelompok ini diduga menggunakan sebuah rumah persinggahan di Logpon sebagai tempat aktivitas.

Rentetan Aksi Kekerasan

KKB tersebut diduga terlibat dalam berbagai aksi kekerasan bersenjata di Papua Pegunungan sejak 2022. Beberapa di antaranya adalah pembunuhan Pratu Eka Yohan Kaize dari Kodim 1715/Yahukimo pada 3 Desember 2022, penembakan mobil patroli Satgas Operasi Damai Cartenz di KM 6 Dekai pada 26 Mei 2023, dan pembakaran kendaraan dinas Satbinmas Polres Yahukimo pada 28 Januari 2025.

Selain itu, mereka juga diduga melakukan penganiayaan berat terhadap Ujang Supriyatna pada 17 Juni 2025, pembunuhan terhadap Indra Guru Wardana disertai pembakaran rumah di Kampung Ulakin, Kabupaten Asmat, pada 19 September 2025, serta penganiayaan berat terhadap Suwono pada 12 Februari. Tak hanya itu, kelompok ini juga disebut terlibat dalam pembunuhan tujuh penambang di Kampung Kawe, Distrik Awimbon, Kabupaten Pegunungan Bintang, pada 19 Mei, dan kontak tembak dengan personel TNI yang disertai pembakaran bangunan di Distrik Manggelum, Kabupaten Boven Digoel, pada 4 Juni.

Barang Bukti dan Penyelidikan

Dari lokasi kejadian, petugas mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain tiga pucuk senjata api, 43 butir amunisi kaliber 5,56 mm, dua kapak, dua senjata tajam berupa pisau panjang, satu unit handy talky (HT) Icom, satu buah peredam senjata, dan tujuh unit telepon genggam berbagai merek. "Ketiga jenazah telah dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Dekai," ujar Faizal.

Barang bukti kini diamankan di Satreskrim Polres Yahukimo untuk kepentingan penyidikan. Petugas juga mengamankan empat orang berinisial OH, SM, MM, dan LM untuk dimintai keterangan terkait dugaan keterlibatan mereka dengan KKB.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags