Polda Metro Jaya meningkatkan pengamanan di markasnya menjelang konferensi pers terkait kasus blackout dan ASABRI yang dijadwalkan sore ini. Sejumlah personel Brimob bersenjata lengkap telah disiagakan di berbagai titik, terutama di sekitar Gedung Promoter Polda Metro Jaya.
Pantauan di lokasi menunjukkan beberapa kontainer dikeluarkan dari gedung tersebut. Langkah ini diambil seiring gencarnya penyidikan bersama antara Kortastipidkor Polri dan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya dalam tiga kasus dugaan korupsi besar yang merugikan negara hingga triliunan rupiah.
Dalam rangkaian penyidikan, penyidik telah menggeledah belasan tempat dan menyita barang bukti berupa puluhan kilogram emas serta mata uang asing dengan nilai total sekitar Rp 476 miliar. Ketiga kasus tersebut meliputi tindak pidana pencucian uang dan suap terkait PT Asabri-Jiwasraya, korupsi pasokan batu bara yang memicu pemadaman listrik massal di sejumlah wilayah, serta perkara korupsi yang berkaitan dengan Krakatau Steel.
Artikel Terkait
Polda Metro Bongkar Pabrik Uang Palsu Rp 36 Miliar di BSD, Belum Sempat Beredar
PPK GBK Tingkatkan Patroli Usai Viral Video Pria Diduga Cek Nomor Rangka Mobil
Polda Metro Jaya dan Kemenkeu Bongkar Sindikat Meterai Palsu, Negara Rugi Rp 1 Triliun
Polda Metro Jaya dan Ditjen Pajak Bongkar Sindikat Materai Palsu, 3,4 Juta Keping Diamankan