China Uji Coba Rudal Jarak Jauh di Pasifik, Australia dan Jepang Khawatir

- Senin, 06 Juli 2026 | 16:35 WIB
China Uji Coba Rudal Jarak Jauh di Pasifik, Australia dan Jepang Khawatir

China meluncurkan rudal jarak jauh dari kapal selam strategis ke perairan Samudra Pasifik bagian selatan pada Senin (6/7), memicu kekhawatiran sejumlah negara tetangga. Australia menyebut uji coba itu mengganggu stabilitas kawasan, sementara Jepang dan Selandia Baru juga menyatakan keprihatinan.

Angkatan Laut China mengumumkan bahwa kapal selam strategis mereka berhasil meluncurkan rudal dengan hulu ledak tiruan ke wilayah laut lepas di Pasifik. Uji coba itu disebut sebagai bagian dari latihan militer tahunan yang bersifat rutin dan tidak ditargetkan pada negara atau sasaran tertentu. Kantor berita Xinhua melaporkan bahwa pemberitahuan sebelumnya telah disampaikan kepada negara-negara terkait.

Menteri Luar Negeri Australia, Penny Wong, mengakui bahwa Canberra telah menerima pemberitahuan awal dari Beijing. Namun, dalam konferensi pers di Suva, Fiji, ia menegaskan sikap keras Australia. "Kami memandang hal ini mengganggu stabilitas kawasan," ujarnya. Wong juga menyoroti peningkatan kekuatan militer China yang pesat tanpa transparansi yang memadai.

Uji coba rudal ini berlangsung hanya beberapa jam setelah Australia dan Fiji menandatangani perjanjian aliansi pertahanan yang saling mengikat untuk membantu jika salah satu diserang.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags