Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih berpotensi terkoreksi pada akhir pekan ini, dengan rentang support 5.472 hingga 5.540. Namun, analis mencermati skenario merah di mana IHSG saat ini sedang membentuk bagian awal dari wave [v] dari wave 3.
Pada perdagangan Kamis, IHSG ditutup menguat 0,87 persen ke level 5.744, didominasi volume pembelian. Dalam riset MNC Sekuritas, Jumat (3/7/2026), disebutkan bahwa dalam skenario terbaik (best case), posisi IHSG saat ini masih berada pada bagian dari wave (b) dari wave [iv] pada skenario hitam. Adapun level support berada di 5.486 dan 5.317, sementara resistance di 6.007 dan 6.286.
MNC Sekuritas merekomendasikan empat saham yang dapat dicermati pada perdagangan hari ini. Berikut ulasannya.
ADMR dan BRMS: Buy on Weakness
Saham ADMR terkoreksi ke Rp1.380 dan disertai tekanan jual. Selama masih mampu bertahan di atas Rp1.330 sebagai stoploss, posisi ADMR dinilai sedang berada di awal wave [c] dari wave B. Rekomendasi buy on weakness diberikan pada rentang Rp1.350-Rp1.375, dengan target harga Rp1.495 dan Rp1.595, serta stoploss di bawah Rp1.330.
Sementara itu, BRMS menguat 1,68 persen ke Rp484, namun muncul tekanan jual. Diperkirakan posisi BRMS sedang membentuk bagian dari wave 5 dari wave (C). Buy on weakness direkomendasikan pada rentang Rp398-Rp456, target harga Rp600 dan Rp725, dengan stoploss di bawah Rp384.
RATU: Trading Buy, INDF: Sell on Strength
Saham RATU terkoreksi 5,41 persen ke Rp5.250, disertai tekanan jual, dan pergerakannya belum mampu menembus MA60. Posisi RATU saat ini diperkirakan berada pada bagian dari wave (iii) dari wave [i] dari wave C. Rekomendasi trading buy diberikan pada rentang Rp5.075-Rp5.225, target harga Rp5.850 dan Rp6.175, dengan stoploss di bawah Rp4.930.
Berbeda dengan ketiga saham sebelumnya, INDF direkomendasikan sell on strength. Saham ini menguat 2,65 persen ke Rp6.775, disertai volume pembelian, dan penguatannya mampu menembus MA60. Namun, diperkirakan posisi INDF sedang membentuk bagian akhir dari wave [a], sehingga penguatannya relatif terbatas dan rawan koreksi membentuk wave [b] ke rentang Rp6.425-Rp6.550. Sell on strength disarankan pada rentang Rp6.900-Rp6.975.
Artikel Terkait
IHSG Diprediksi Masih Rawan Koreksi Meski Dua Hari Menguat
IHSG Menguat 1,7% ke 5.792,17 pada Sesi I, Rupiah Melemah
IHSG Dibuka Menguat ke 5.709, Mayoritas Sektor di Zona Hijau
IHSG Dibuka Hijau, Rupiah Stagnan di Rp17.956 per Dolar AS