Gagal di Piala Dunia 2026, Delapan Pelatih Termasuk Ronald Koeman Mundur

- Jumat, 03 Juli 2026 | 08:00 WIB
Gagal di Piala Dunia 2026, Delapan Pelatih Termasuk Ronald Koeman Mundur

Gelombang pengunduran diri melanda para pelatih tim nasional setelah kegagalan di Piala Dunia 2026. Setidaknya delapan pelatih memutuskan meninggalkan posisinya, salah satunya Ronald Koeman yang mundur dari kursi pelatih Belanda.

Koeman mengumumkan pengunduran dirinya melalui Instagram pribadi pada 1 Juli 2026, sehari setelah Belanda tersingkir di babak 32 besar. Belanda kalah adu penalti dari Maroko setelah bermain imbang 1-1 hingga perpanjangan waktu. Tiga eksekutor Belanda gagal, sementara Maroko menang 3-2.

Selain Koeman, pelatih Korea Selatan Hong Myung-bo mundur pada 28 Juni 2026, sehari setelah timnya gagal lolos ke babak 32 besar. Ia meminta maaf kepada publik Korea Selatan dan mengakhiri periode keduanya bersama tim nasional.

Skotlandia juga kehilangan pelatih Steve Clarke. Asosiasi Sepak Bola Skotlandia mengumumkan pengunduran dirinya pada 24 Juni 2026, saat Clarke dan skuad masih di hotel. Clarke mengaku keputusan itu sudah direncanakan jika hasil Piala Dunia tidak sesuai target.

Kegagalan di Fase Grup

Uruguay gagal melaju dari fase grup, dan pelatih Marcelo Bielsa mengambil tanggung jawab penuh. Bielsa, yang menangani Uruguay sejak Mei 2023, kontraknya berakhir bersamaan dengan kegagalan tersebut. Sebelumnya, ia sempat membawa Uruguay finis ketiga di Copa América 2024.

Tunisia menjadi tim pertama yang mengganti pelatih selama turnamen. Sabri Lamouchi dipecat setelah kekalahan 1-5 dari Swedia di laga perdana Grup F. Posisinya digantikan Hervé Renard, namun Tunisia tetap gagal lolos.

Presiden Federasi Sepak Bola Arab Saudi, Yasser Al-Misehal, mundur pada 29 Juni 2026 setelah tim nasional gagal ke babak 32 besar. Ia meminta maaf melalui platform X dan menyatakan bertanggung jawab penuh.

Pelatih Ekuador Sebastián Beccacece mundur setelah timnya kalah 0-2 dari Meksiko di babak 32 besar. Meski sempat membawa Ekuador ke fase gugur dengan kemenangan dramatis atas Jerman, ia gagal mewujudkan target menjadikan turnamen ini sebagai Piala Dunia terbaik bagi Ekuador.

Republik Ceko tersingkir di fase grup dengan hanya satu poin. Pelatih Miroslav Koubek memilih mundur, meski ia baru menangani tim menjelang play-off dan berhasil membawa Ceko lolos ke putaran final setelah absen 20 tahun.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags