Harga minyak mentah cenderung bertahan di level rendah menjelang akhir pekan panjang di Amerika Serikat. Pada perdagangan Kamis (2/7), West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Agustus naik tipis 0,2 persen menjadi USD 68,69 per barel, sementara Brent untuk penyelesaian September menguat 0,3 persen ke USD 71,80 per barel.
Di sisi lain, harga batu bara justru melemah. Kontrak batu bara ICE Newcastle untuk Juli 2026 ditutup turun 0,39 persen menjadi USD 129,10 per ton.
CPO, Nikel, dan Timah Terkoreksi
Harga minyak kelapa sawit (CPO) juga menurun. Berdasarkan data Trading Economics, harga CPO turun 1,12 persen menjadi MYR 4.506 per ton.
Adapun harga nikel di London Metal Exchange (LME) sedikit terkoreksi 0,64 persen ke USD 16.250 per ton. Sementara itu, harga timah turun lebih dalam, yakni 1,30 persen, dan menetap di USD 50.960 per ton.
Artikel Terkait
Harga Minyak Naik di Tengah Ancaman Sanksi AS ke Iran dan Gangguan Pasokan
Harga Komoditas Mayoritas Menguat, Nikel Terkoreksi
Harga Minyak Mentah Melonjak Akibat Ancaman Ekonomi AS terhadap Iran
Harga CPO Tembus Level Tertinggi Sejak Akhir 2024, Saham Sawit Menguat