Kebakaran TPA Jatiwaringin Lumpuhkan Penghasilan Pemulung

- Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB
Kebakaran TPA Jatiwaringin Lumpuhkan Penghasilan Pemulung

Kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, yang telah berlangsung sejak Selasa (30/6) hingga Kamis (2/7) tak hanya menyisakan asap tebal, tetapi juga melumpuhkan sumber penghasilan para pemulung yang biasa mencari nafkah di sana.

Enjah (60), warga Kampung Pulo Pelawan, adalah salah satu yang terdampak. Setiap hari ia berangkat pagi ke TPA dan pulang menjelang sore, memulung barang bekas bersama anaknya untuk menghidupi keluarga, termasuk merawat suaminya yang sakit. Namun sejak api melalap area tersebut, ia tak bisa lagi bekerja. Selain akses yang tertutup, asap pekat membuat matanya perih dan tak kuat berlama-lama di lokasi.

“Atuh asap, asaplah mata perih. Perih,” ucapnya kepada kumparan, Kamis (2/7).

Sebelum kebakaran, Enjah mengaku bisa memperoleh sekitar Rp100 ribu per hari dari menjual barang bekas. Kini penghasilan itu lenyap. “Aduh enggak bisa nyari enggak bisa ngejual tuh, sama sekali enggak bisa ngejual. Ya enggak ada (penghasilan), kebakaran boro-boro ngambil, yang asap mata perih. Saya mah beli beras sore entar, sore setengah seharian gitu,” katanya.

Saat menceritakan kondisi keluarganya, suara Enjah bergetar hingga menangis. “Paling ya menang bisa kayak gitulah, cepe, pulang ke rumah beli beras, ongkos. Enggak ada kalau enggak punya uang, gas habis, enggak punya beras,” ujarnya. “Aduh. Suami, suami saya sakit-sakitan di rumah, ngomel-ngomel terus. Saya kerja capek, datang ke imah diomelan (datang ke rumah dimarahin),” lanjutnya.

Bagi Enjah, yang terpenting saat ini bukan hanya kebakaran segera dipadamkan, tetapi juga ia dapat kembali bekerja. Ia berharap kondisi TPA segera pulih agar para pencari rongsokan bisa kembali mencari nafkah. “Iya, pengen normal lagilah, supaya enggak ada apa-apa lagi, supaya sehat,” tutup Enjah.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags