5 Fakta di Balik 18 Gol Kylian Mbappe di Piala Dunia

- Kamis, 02 Juli 2026 | 13:30 WIB
5 Fakta di Balik 18 Gol Kylian Mbappe di Piala Dunia

Kylian Mbappe kembali mencuri perhatian di panggung terbesar sepak bola dunia. Dua gol ke gawang Swedia membuat koleksi golnya di Piala Dunia semakin sulit dikejar. Di balik angka 18 gol itu, tersimpan sederet catatan yang tak banyak diketahui.

Penyerang Timnas Prancis tersebut mencetak dua gol saat Les Bleus menundukkan Swedia dengan skor 3-0. Tambahan dua gol itu tidak hanya mengantar Prancis melaju, tetapi juga membawa Mbappe mengukir sejumlah rekor individu. Dengan koleksi 18 gol sepanjang kariernya di Piala Dunia, Mbappe kini tercatat sebagai salah satu penyerang paling produktif dalam sejarah turnamen. Ia juga memimpin daftar top skor Piala Dunia 2026 dengan torehan enam gol.

Berikut lima fakta menarik di balik 18 gol Kylian Mbappe di ajang Piala Dunia.

Rata-rata Satu Gol per Pertandingan

Efektivitas Mbappe benar-benar luar biasa. Sebanyak 18 gol dicetak hanya dalam 18 pertandingan di Piala Dunia, sehingga ia memiliki rata-rata satu gol di setiap laga yang dimainkan.

Babak Kedua Menjadi Panggung Favorit

Sebagian besar gol Mbappe lahir setelah turun minum. Ia terlihat semakin berbahaya ketika pertandingan memasuki babak kedua dan lawan mulai kehilangan konsentrasi. Dari total 18 gol, sebanyak 13 gol tercipta pada babak kedua. Sementara itu, empat gol lahir pada babak pertama, sedangkan satu gol lainnya dicetak saat babak tambahan waktu (extra time).

Gol Tercepat pada Menit ke-14

Gol paling cepat Mbappe di Piala Dunia tercipta pada menit ke-14 saat Prancis menghadapi Irak di Piala Dunia 2026. Gol tersebut menjadi salah satu awal tercepat yang pernah ia ciptakan di turnamen empat tahunan itu.

Gol Paling Akhir di Final Dramatis

Gol paling lambat Mbappe lahir pada menit ke-118 ketika menghadapi Argentina pada final Piala Dunia 2022. Gol tersebut membuat kedudukan menjadi 3-3 dan memaksa pertandingan berlanjut hingga adu penalti dalam salah satu final paling dramatis sepanjang sejarah Piala Dunia.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags