Sidang perdana Tifauzia Tyassuma, atau yang dikenal sebagai Dokter Tifa, atas kasus ijazah Presiden ke-7 Joko Widodo digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (2/7/2026). Pengamanan ekstra ketat terlihat sejak pagi, termasuk kehadiran kendaraan taktis Brimob.
Pantauan di lokasi menunjukkan personel TNI-Polri berjaga di dalam dan luar gedung pengadilan. Sebuah rantis Brimob juga disiagakan di area PN Jakarta Timur. Pihak pengadilan pun memperketat akses masuk; setiap pengunjung wajib registrasi di pintu masuk dan melewati pemeriksaan metal detector sebelum masuk ke ruang sidang.
PN Jakarta Timur telah menetapkan majelis hakim untuk perkara Dokter Tifa dan Roy Suryo, yang keduanya terkait kasus serupa. Susunan majelis hakim sama untuk kedua perkara, namun terdaftar dengan nomor berbeda. "Hakim Ketua Majelis Christina Endarwati dengan Hakim Anggota Rudi Rafli Siregar dan Mathilda Chrystina Katarina," ujar Juru Bicara PN Jakarta Timur, Immanuel Tarigan, Rabu (24/6/2026).
Perbedaan hanya pada panitera pengganti. Untuk perkara Roy Suryo, panitera pengganti adalah Joyo Supriyanto dan Zuliana Maro. Sementara untuk perkara Dokter Tifa, panitera pengganti adalah Erni dan Hendra Gunawan.
Sidang perdana Dokter Tifa digelar sesuai jadwal, sedangkan sidang Roy Suryo belum ditetapkan karena masih dalam proses praperadilan di PN Jakarta Selatan. "Untuk sidang pertama perkara Roy Suryo belum ditetapkan oleh majelis hakim karena masih menunggu permohonan praperadilan yang bersangkutan di PN Jaksel. Untuk perkara Tifauzia Tyassumas, sidang pertama hari Kamis, tanggal 2 Juli 2026," tandas Immanuel.
Artikel Terkait
Hakim Tolak Praperadilan Dokter Tifa, Sidang Ijazah Jokowi Lanjut
Roy Suryo Yakin Sayembara Ijazah Gibran Tak Akan Ada Pemenangnya
Pengacara Dokter Tifa Pertanyakan Kewenangan Jaksa Perbaiki Dakwaan
Hakim Tegaskan Sidang Praperadilan Dokter Tifa Bebas Suap dan Gratifikasi