DPR menggelar Rapat Paripurna ke-23 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 pada Kamis (2/7). Rapat yang dipimpin Ketua DPR Puan Maharani ini membahas sejumlah agenda strategis, mulai dari laporan hasil fit and proper test Calon Anggota Badan Supervisi Otoritas Jasa Keuangan (BS OJK) hingga hasil pembahasan pembicaraan pendahuluan RAPBN 2027.
Pantauan di lokasi, paripurna dimulai sekitar pukul 10.13 WIB. Puan tampak didampingi Wakil Ketua DPR Saan Mustopa, Sari Yuliati, dan Cucun Ahmad Syamsurijal. Dalam sambutannya, Puan menyatakan kuorum telah tercapai dengan 298 anggota hadir dari total 579 anggota DPR. "Dengan demikian, kuorum telah tercapai dan dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, perkenankan kami selaku Pimpinan Dewan membuka Rapat Paripurna DPR RI yang ke-23 masa persidangan 5 tahun sidang 2025-2026," ujarnya di ruang sidang Paripurna, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.
Agenda paripurna kali ini mencakup tiga poin utama. Pertama, penyampaian laporan Badan Anggaran DPR RI atas hasil pembahasan pembicaraan pendahuluan RAPBN TA 2027 dan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2027. Kedua, laporan Komisi XI DPR RI atas hasil uji kelayakan Calon Anggota BS OJK, yang akan dilanjutkan dengan pengambilan keputusan. Ketiga, penyampaian RUU tentang Pertanggungjawaban atas Pelaksanaan APBN TA 2025 oleh Pemerintah.
Artikel Terkait
RAPBN 2027 Alokasikan Rp329,5 Triliun untuk Pertahanan, Naik 10,1 Persen
Manifes Kapal Bermasalah, DPR Minta Pemerintah Benahi Pendataan Penumpang
Golkar Rotasi Sejumlah Pimpinan Komisi DPR
Pemerintah Siapkan Rp435,49 Triliun untuk Infrastruktur di RAPBN 2027