Paris Saint-Germain harus mengakui keunggulan Racing Club de Lens pada final Trophee des Champions. Bertanding di kandang lawan, PSG menyerah 0-1 melalui gol tunggal Florian Thauvin pada menit ke-32. Kekalahan ini menjadi kejutan besar karena PSG tampil dominan namun gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain sejak menit ke-39.
Sepanjang laga, PSG melepaskan 21 tembakan, tetapi tidak ada satu pun yang berbuah gol. Ketajaman lini depan yang diharapkan menjadi pembeda justru hilang. Sebaliknya, Lens yang harus bermain dengan 10 orang setelah Kyllian Antonio menerima kartu merah pada menit ke-39, mampu bertahan dengan disiplin dan mengamankan kemenangan bersejarah.
Pelatih PSG, Luis Enrique, sebelumnya telah mengingatkan bahwa laga final ini tidak mudah mengingat sejumlah pemain pilarnya absen. Meski sempat menjuarai Supercopa Europa dengan mengalahkan Aston Villa 2-1 dalam situasi krisis pemain, kali ini justru saat komposisi tim lebih lengkap, PSG gagal tampil maksimal. Pemain kunci seperti Ousmane Dembele dan Fabian Ruiz baru dimasukkan dari bangku cadangan, namun minimnya menit bermain membuat mereka tidak mampu memberikan dampak signifikan.
Petaka bagi PSG semakin lengkap ketika Nuno Mendes diusir wasit pada menit ke-87 setelah melakukan pelanggaran sikut terhadap Michal Skoras. Dengan dua kartu merah, PSG harus mengakui keunggulan Lens yang tampil lebih efektif.
Kemenangan ini memastikan trofi Trophee des Champions pertama dalam sejarah Lens. Sementara itu, pemain anyar PSG, Ferran Torres, hanya bisa menyaksikan kekalahan timnya dari tribune karena belum terdaftar dalam skuad. Ia diharapkan dapat menjalani debut saat kompetisi Ligue 1 dimulai.
Artikel Terkait
PSG Resmi Rekrut Ferran Torres, Debut Tertunda
PSG Rekrut Mika Godts dari Ajax, Perkuat Lini Serang
PSG Kalahkan Aston Villa untuk Pertahankan Piala Super Eropa
PSG Juarai Piala Super Eropa 2026 Usai Kalahkan Aston Villa 2-1