Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memastikan tidak ada kenaikan iuran BPJS Kesehatan pada tahun depan. Ia meminta masyarakat tidak perlu khawatir karena pemerintah akan terus mendukung penyelenggara jaminan sosial tersebut.
"Belum ada rencana untuk kenaikan BPJS (Kesehatan). Dan teman-teman nggak usah khawatir, kalau BPJS-nya defisit, pasti pemerintah pusatnya akan support," ujar Budi dalam konferensi pers Nota Keuangan dan RAPBN 2027 di Kantor DJP, Jakarta, Jumat (14/8).
Pernyataan itu disampaikan di tengah pembahasan anggaran kesehatan dalam RAPBN 2027 yang mencapai Rp 244,87 triliun atau 6,0 persen dari belanja negara tahun 2027. Angka ini tumbuh 1,7 persen dibandingkan outlook tahun 2026.
Anggaran tersebut direncanakan melalui Belanja Pemerintah Pusat sebesar Rp 175,09 triliun, terdiri atas belanja K/L sebesar Rp 151,56 triliun dan belanja non-K/L sebesar Rp 23,53 triliun.
Dengan alokasi itu, pemerintah menargetkan sejumlah output prioritas. Di antaranya, bantuan iuran JKN untuk 96,8 juta penduduk Penerima Bantuan Iuran (PBI), serta kontribusi iuran bagi 49,6 juta peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP).
Selain itu, anggaran juga dialokasikan untuk pemeriksaan kesehatan gratis bagi 157,1 juta orang, skrining tuberkulosis bagi 2,9 juta orang, dan revitalisasi 14 rumah sakit daerah serta pengadaan alat kesehatan untuk 10 rumah sakit daerah.
Pemerintah juga menyiapkan bantuan makan bergizi untuk 3,4 juta ibu hamil, 2,0 juta ibu menyusui, dan 6,2 juta balita. Tak ketinggalan, pemenuhan alat/obat kontrasepsi di 22,8 ribu lembaga, serta fasilitas dan pembinaan 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) bagi 93.800 keluarga dengan baduta.
Di bidang pengawasan obat dan makanan, anggaran tersebut akan digunakan untuk pemeriksaan 2.248 sampel makanan dan 4.715 sampel obat, obat tradisional, kosmetik, dan suplemen kesehatan. Terakhir, pemberian Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) Farmakovigilans kepada 277 fasilitas pelayanan kesehatan.
Artikel Terkait
Target Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen Dinilai Terlalu Ambisius, INDEF Soroti Fundamental yang Belum Solid
Celios Nilai Target Pertumbuhan Ekonomi 2027 Terlalu Optimistis
Celios Nilai Target Penerimaan Pajak 2027 Terlalu Ambisius
Dolar AS Berpotensi Menguat, Rupiah Dibayangi Tekanan Eksternal