Sebanyak 50 ribu paket sembako bantuan Presiden Prabowo Subianto mulai disalurkan kepada masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan tersebut diangkut melalui jalur udara dan laut untuk menjangkau wilayah-wilayah yang membutuhkan.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto mengatakan, paket sembako itu berisi kebutuhan pokok seperti beras, margarin, gula, dan sarden. "Kami juga mendapat bantuan logistik dari Bapak Presiden. Ada 50.000 paket sembako, isinya ada beras 2,5 kg, margarin 200 gram, gula 1 kg, sarden 425 gram, dan lain sebagainya," kata Suharyanto, Minggu (16/8).
Dari total bantuan tersebut, sebanyak 4.925 paket telah masuk dan mulai didistribusikan pada hari yang sama. Rinciannya, 3.200 paket berada di Labuan Bajo dan 1.725 paket di Maumere. Bantuan ini disalurkan kepada warga terdampak, termasuk mereka yang mengungsi. Di Kabupaten Manggarai, misalnya, terdapat sekitar 4.000 warga yang mengungsi.
"Ini tentu saja paket-paket ini sudah masuk juga ke masyarakat terdampak. Sebagai contoh di Manggarai ini ada 4.000 yang mengungsi," ujar dia.
Distribusi bantuan akan kembali dilakukan pada Senin (17/8). BNPB menyiapkan pesawat Hercules A-1344 untuk mengangkut 13,5 ton bantuan ke wilayah terdampak. Selain itu, sebanyak 22 ton bantuan juga akan dikirim ke Labuan Bajo. "Kami akan mendistribusikan lewat Hercules A-1344 13,5 ton, kemudian untuk Labuan Bajo juga 22 ton. Itu yang bantuan dari Bapak Presiden," tegas Suharyanto.
BNPB juga menyiapkan empat sorti penerbangan ke Labuan Bajo menggunakan pesawat carter. Bantuan yang dikirim akan diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat, termasuk tenda untuk menggantikan tenda darurat yang digunakan warga. "Kemudian juga ada makanan dan ini terus akan diberikan sehingga semakin hari bertambah waktu ini untuk kebutuhan logistik masyarakat ini kami penuhi secara bertahap," tegas dia.
Untuk memperlancar distribusi, BNPB telah menempatkan sejumlah armada udara di dua titik utama. Di Labuan Bajo terdapat lima pesawat, terdiri dari satu pesawat TNI AU, satu helikopter TNI AD, satu helikopter BNPB, satu pesawat Caravan, serta satu pesawat bantuan dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara. Sementara di Maumere juga tersedia lima pesawat untuk mendukung distribusi logistik ke wilayah terdampak.
"Nah ini untuk mendukung, meskipun tidak ada seperti Aceh atau banyak yang terisolir, tapi ini pun kami siapkan sehingga memudahkan dalam pendistribusian logistik," ujarnya.
Artikel Terkait
Pelni Gratiskan Pengiriman Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT
Gempa NTT: 53 Tewas, Pemerintah Kerahkan Bantuan dan Personel
Prabowo Pimpin Ziarah dan Renungan Suci di TMP Kalibata Jelang HUT ke-81 RI
Prabowo Pimpin Ziarah Nasional dan Renungan Suci di TMP Kalibata