Dua anggota Garda Revolusi Iran tewas ditembak di rumah mereka di wilayah barat Kota Paveh, dekat perbatasan Iran dengan wilayah Kurdi di Irak. Peristiwa itu dilaporkan kantor berita pemerintah Iran pada Selasa (30/6).
"Dua anggota Garda Revolusi Iran tewas dalam aksi teroris yang pengecut," demikian pernyataan kantor berita pemerintah Iran. Hingga kini, belum diketahui siapa pelaku penembakan tersebut. Namun, Iran kerap menuding kelompok separatis Kurdi sebagai dalang serangan serupa.
Wilayah tempat kejadian dikenal sebagai basis operasi kelompok bersenjata Kurdi. Iran juga menuding kelompok tersebut memiliki keterkaitan dengan Amerika Serikat dan Israel.
Kantor berita pemerintah Iran menambahkan, rincian insiden serta langkah lanjutan untuk mengungkap pelaku masih dalam proses peninjauan oleh pihak berwenang.
Artikel Terkait
KAI Sesuaikan Jadwal LRT Jabodebek, Alihkan Perjalanan Malam ke Pagi Hari
Ford Kembali Rekrut Insinyur Manusia Usai AI Gagal Penuhi Ekspektasi
Polri Bedah Rumah Kakek Usin di Bogor, Wakapolri Serahkan Langsung
Elektabilitas Dedi Mulyadi Melampaui Prabowo, Isyarat Perpindahan Partai?