Gunung Semeru di Jawa Timur kembali menunjukkan aktivitas vulkaniknya dengan erupsi yang terjadi pada Selasa pagi, tepat pukul 05.30 WIB. Berdasarkan laporan dari Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Semeru, letusan ini menyemburkan kolom abu setinggi sekitar 1.200 meter di atas puncak, atau mencapai ketinggian 4.876 meter di atas permukaan laut.
Kolom abu yang terpantau memiliki warna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang, dan arah hembusannya condong ke selatan. Petugas mencatat bahwa erupsi ini terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimum mencapai 22 milimeter, serta berlangsung selama kurang lebih 2 menit 17 detik. Hingga laporan diterbitkan, aktivitas erupsi masih terus berlangsung.
Saat ini, Gunung Semeru berada pada status Level III atau Siaga. Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas apa pun di sektor tenggara, khususnya di sepanjang aliran Besuk Kobokan, dengan radius 13 kilometer dari puncak atau pusat erupsi. Imbauan ini dikeluarkan mengingat potensi bahaya yang dapat mengancam keselamatan.
Di luar jarak tersebut, warga juga diminta untuk tidak beraktivitas dalam radius 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan. Langkah antisipasi ini diperlukan karena kawasan itu berpotensi terdampak perluasan awan panas serta aliran lahar yang dapat mencapai jarak hingga 17 kilometer dari puncak gunung.
Selain itu, larangan juga berlaku untuk seluruh aktivitas dalam radius lima kilometer dari kawah atau puncak Gunung Semeru. Wilayah tersebut dinilai rawan terhadap bahaya lontaran batu pijar yang dapat membahayakan jiwa.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) turut mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai atau lembah yang berhulu di puncak Semeru. Beberapa titik yang perlu diwaspadai antara lain Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat. Potensi lahar juga dapat terjadi di sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.
Artikel Terkait
Pemerintah Naikkan Anggaran KUR Perumahan 2026 Jadi Rp50 Triliun, Respons Tingginya Animo Masyarakat
Harga Beras di Merauke Turun Hampir 50 Persen Berkat Program Cetak Sawah dan Optimasi Lahan
Majelis Hakim PN Banda Aceh Bebaskan Dua Terdakwa Korupsi Pengadaan Wastafel COVID-19
Pemerintah: Konser EXO hingga FIFA Series Bukti Kepercayaan Dunia ke Indonesia Tetap Kuat