Bos Aprilia Peringatkan Tim: Jangan Lengah Meski Pimpin Klasemen, Marquez Bangkit dan Mengejar

- Selasa, 23 Juni 2026 | 08:15 WIB
Bos Aprilia Peringatkan Tim: Jangan Lengah Meski Pimpin Klasemen, Marquez Bangkit dan Mengejar

Kebangkitan Marc Marquez di MotoGP 2026 telah memicu kewaspadaan tinggi di kubu Aprilia Racing, dengan sang bos tim, Massimo Rivola, secara terbuka mengingatkan anak buahnya untuk tidak lengah meskipun masih memimpin klasemen sementara. Peringatan keras ini muncul setelah performa tim asal Italia itu mulai goyah dalam dua seri terakhir, sementara Marquez justru menunjukkan tajinya sebagai penantang gelar yang serius.

Saat ini, Aprilia Racing bercokol di puncak klasemen dengan dua pembalapnya menduduki posisi teratas. Marco Bezzecchi memimpin perolehan poin dengan raihan 180 angka, unggul delapan poin dari rekan setimnya, Jorge Martin, yang berada di urutan kedua. Namun, jarak tersebut belum bisa membuat tim bernapas lega, terutama karena persaingan dari bawah semakin ketat.

Di belakang dua pembalap Aprilia, Fabio Di Giannantonio mengoleksi 157 poin, sementara Marc Marquez terus menempel dengan 140 poin. Selisih poin yang belum aman ini menjadi alarm tersendiri, apalagi setelah dua balapan terakhir memperlihatkan perubahan signifikan dalam peta persaingan. Aprilia kehilangan banyak poin di Hungaria dan Republik Ceko, di mana Bezzecchi gagal tampil maksimal di Hungaria dan bahkan dilarang balapan di Ceko akibat insiden memukul seorang marshal. Situasi ini dimanfaatkan Marquez secara sempurna dengan memenangi dua seri terakhir secara beruntun.

Pembalap Ducati Lenovo Team itu, yang baru pulih dari cedera, langsung menunjukkan ketajamannya dan kembali tampil sebagai ancaman nyata bagi dominasi Aprilia. Menyikapi hal ini, Rivola menegaskan bahwa fokus utama tim harus dimulai dari introspeksi internal.

“Pertama-tama, saya pikir kita perlu mewaspadai diri kita sendiri,” kata Rivola dalam pernyataannya, Senin (22/6/2026).

Rivola mengakui bahwa Marquez selalu masuk dalam radar tim sejak awal musim. “Saya rasa kita sudah khawatir, jika boleh saya katakan, tentang Marc Marquez sejak balapan pertama. Jadi, menurut saya Marc adalah ancaman, dan Ducati melakukan pekerjaan yang hebat; pujian untuk mereka,” tuturnya.

Meski demikian, Rivola tidak ingin timnya hanya terpaku pada bayang-bayang Marquez. Ia meminta seluruh elemen tim untuk berbenah, mulai dari performa motor hingga sikap pembalap di luar lintasan. “Saya rasa kita perlu memperbaiki, katakanlah, beberapa akhir pekan terakhir kita, dan kemudian kita bisa kembali kompetitif, seperti yang ditunjukkan (Ai) Ogura – pembalap Trackhouse Aprilia – akhir pekan ini,” tutupnya.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar