PT Panin Sekuritas Tbk (PANS) memutuskan untuk membagikan dividen tunai sebesar Rp250 per saham, sebuah angka yang melonjak tajam dibandingkan periode sebelumnya. Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Jumat, 19 Juni 2026. Dengan nominal tersebut, imbal hasil dividen atau dividend yield perusahaan jasa keuangan milik Panin Group itu menembus angka dua digit.
Besaran dividen yang ditetapkan meningkat sekitar 67 persen dari tahun buku 2024 yang hanya sebesar Rp150 per saham. Perseroan menetapkan rasio pembayaran dividen mencapai 94 persen dari laba bersih tahun buku 2025. Angka ini menunjukkan komitmen perusahaan untuk memberikan imbal balik maksimal kepada para pemegang saham.
Sepanjang tahun lalu, Panin Sekuritas mencatatkan pendapatan sebesar Rp469 miliar, tumbuh 27 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan ini terutama didorong oleh keuntungan terkait perdagangan efek yang belum direalisasi. Sementara itu, laba tahun berjalan tercatat sebesar Rp201 miliar, meningkat 70 persen secara tahunan, seiring dengan pertumbuhan pendapatan dan kinerja investasi yang lebih baik.
Pendapatan usaha perusahaan ditopang oleh beberapa sektor utama. Kontribusi terbesar berasal dari kegiatan manajer investasi sebesar 37,98 persen, diikuti oleh komisi dari transaksi perantara perdagangan sebesar 24,41 persen, serta pendapatan bunga dan dividen sebesar 22,77 persen. Keuntungan atas perdagangan efek yang belum direalisasikan menyumbang 13,7 persen atau setara Rp64 miliar, berbalik dari posisi rugi Rp35 miliar pada tahun 2024.
Mengacu pada harga penutupan saham PANS pada Kamis, 18 Juni 2026, di level Rp1.745 per saham, dividend yield mencapai 14,3 persen. Pada hari pengumuman, saham PANS menguat 4,9 persen ke Rp1.830. Jika merujuk pada harga penutupan perdagangan hari itu, dividend yield masih berada di level yang cukup tinggi, yakni 13,7 persen.
Artikel Terkait
Roy Suryo dan Dokter Tifa Jalani Pemeriksaan Kesehatan Sebelum Dilimpahkan ke Kejaksaan
Insentif Guru Madrasah Non-ASN Rp1,5 Juta per Bulan Mulai Cair Akhir Juni 2026
AS vs Australia di Piala Dunia 2026: Duel Tim Pede Tinggi, Brasil Buru Kemenangan Perdana Lawan Haiti
Pemadaman Listrik Bergilir di Bogor-Depok Ganggu Pekerjaan WFH hingga Wawancara Kerja