Seorang perangkat desa di Desa Turitempel, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak, yang berstatus perempuan, ternyata turut terlibat dalam kasus pesta minuman keras (miras) yang berlangsung di kantor desa setempat. Miras yang dikonsumsi dalam peristiwa itu diperoleh dari anak dari perangkat desa tersebut yang berjualan minuman keras di warung dekat kantor desa.
Kepala Desa Turitempel, Rohmat, mengungkapkan bahwa perangkat desa perempuan itu melindungi anaknya yang menjual miras dan ikut terlibat saat tiga perangkat desa lainnya tertangkap basah sedang berpesta. “Dia punya miras itu ya di rumah, yang jualan anaknya. Jualan di warung depan rumahnya, rumahnya di sebelah kantor. Sekalipun itu (miras) punya anaknya dititipkan (di rumahnya), itu kan sama saja melindungi,” ujarnya.
Rohmat menambahkan bahwa perangkat desa tersebut tidak ikut mabuk, tetapi ia turut menyediakan teko dan tempat minum. “Sekalipun nggak ikut mabuk, dia kan ikut ngasih teko, ngasih tempat minum-minuman itu. (Miras yang dibeli tiga perangkat lain juga dibeli) di situ,” jelasnya.
Sementara itu, sanksi telah dijatuhkan kepada empat orang perangkat desa yang terlibat. Mereka mendapatkan surat peringatan kedua (SP 2), dan salah satu di antaranya juga mendapat tambahan sanksi berupa skorsing. Kepala Desa Rohmat menegaskan bahwa pemberian sanksi itu dilakukan setelah pihaknya menggelar Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) pada Senin, 15 Juni 2026. Sebelumnya, keempat perangkat desa itu sudah pernah mendapatkan SP 1.
Di sisi lain, Rohmat berencana berkoordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Demak untuk merobohkan warung milik anak perangkat desa yang menjual miras. “Besok hari Rabu saya ke Kasatpol PP untuk koordinasi lebih lanjut untuk membongkar warung tersebut. Bongkar total penyakit masalah itu, saya kasihan anak-anak kecil terlibat semuanya. Pulang sekolah minum ambil waduh sedih. (Jualan miras jenis) es moni,” tuturnya.
Artikel Terkait
Ketua KPK Sebut Makelar Pengadaan Barang dan Jasa Hanya Penonton yang Tunggu Bocoran Informasi Orang Dalam
Gempa M 6,7 Guncang Sulteng, Satu Tewas dan Ribuan Warga Terdampak
Bobby Nasution Larang ASN dan Pegawai BUMD Sumut Gunakan Vape, Antisipasi Penyalahgunaan Narkoba
Pemerintah Hentikan Sementara Penyaluran Makan Bergizi Gratis Selama Libur Sekolah untuk Evaluasi Kualitas Layanan