Ketua Umum PBNU Yahya Chalil Staquf menyatakan tindakan mereka murni inisiatif pribadi bukan karena diutus oleh PBNU.
"Saya sebagai Ketua Umum PBNU, saya mohon maaf atas kesalahan yang diperbuat oleh teman-teman NU ini dan ya saya juga memohon maaf untuk mereka kepada masyarakat luas, mudah-mudahan bersedia memaafkan dan mudah-mudahan tidak berulang kembali," kata Gus Yahya.
Kakak kandung Menteri Agama ini menyebut lima kader NU tersebut pertemuan dengan presiden Israel adalah sebuah kejadian yang tidak disengaja.
"Mereka di sana melakukan (semacam) interfaith dialogue dengan berbagai pihak, katanya tanpa agenda pertemuan dengan Presiden Israel sebelumnya, dan itu mendadak diadakan di sana," pungkasnya.
Gus Yahya menilai kelima kader itu tidak peka dengan situasi politik di Israel-Palestina. Ia menyebut mereka belum cukup umur sehingga keberangkatan mereka ke sana tidak menghasilkan apa-apa.
Artikel Terkait
Tiang Listrik Roboh di Mangga Besar Akibat Beban Kabel Optik, Lalu Lintas Tersendat
Thailand Juara Piala AFF Futsal 2026 Usai Kalahkan Indonesia 2-1
Pedagang Tahu Bulat di Depok Ditangkap Usai Perlihatkan Kelamin ke Pembeli
Polri Bentuk Satgas Haji 2026 Cegah Penipuan yang Rugikan Masyarakat Rp92,64 Miliar