Sekretaris Disdikbud Banten Tolak Puluhan Permintaan Titip Calon Siswa Baru di SMA Negeri

- Kamis, 11 Juni 2026 | 17:00 WIB
Sekretaris Disdikbud Banten Tolak Puluhan Permintaan Titip Calon Siswa Baru di SMA Negeri

Banyaknya permintaan titipan untuk meloloskan calon siswa dalam Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat SMA dan SMK di Provinsi Banten mendapat penolakan tegas dari Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) setempat, Rachmat Tamam. Ia mengaku menerima puluhan pesan melalui WhatsApp dari berbagai pihak yang menginginkan anak atau kerabatnya diterima di sekolah negeri favorit, namun semua permintaan itu tidak dapat dipenuhi.

“Ada banyak yang WA ke saya, ada. Cuma saya paling jawabnya begini, begini,” ujar Rachmat sambil memeragakan gestur tangan mengatup, Kamis (11/6/2026).

Penolakan tersebut kerap kali mendapat respons negatif dari orang-orang terdekat. Rachmat mengaku tidak jarang dicemberuti oleh mereka yang kecewa karena anak atau saudaranya gagal masuk ke SMA negeri impian. Meski demikian, ia menegaskan tidak bisa berbuat banyak untuk melanggar aturan yang berlaku.

“Saudara, bahkan staf di Disdikbud juga yang anaknya mau masuk (sekolah negeri), cemberut ke saya. Cuma ya bagaimana, kita tidak bisa ngapa-ngapain,” katanya.

Rachmat menegaskan bahwa praktik titip-menitip siswa merupakan pelanggaran yang dilarang keras. Larangan itu sejalan dengan instruksi tegas Gubernur Banten, Andra Soni, yang menginginkan proses penerimaan murid baru berjalan transparan dan akuntabel. Ia juga mengungkapkan bahwa pada pelaksanaan SPMB tahun sebelumnya, tidak ditemukan satu pun kasus titip-menitip siswa.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Tags