TNI Bantah Sekolah di Ende Digusur untuk Bangun Koperasi, Beberkan Kronologi Kerusakan Bangunan

- Rabu, 10 Juni 2026 | 02:20 WIB
TNI Bantah Sekolah di Ende Digusur untuk Bangun Koperasi, Beberkan Kronologi Kerusakan Bangunan

Sebuah video yang viral di media sosial menarasikan sebuah sekolah di Kecamatan Detusoko, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), digusur untuk pembangunan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Narasi tersebut langsung dibantah oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang kemudian membeberkan kronologi kejadian yang sebenarnya.

Kepala Pusat Penerangan TNI, Brigjen TNI Muhammad Nas, menegaskan bahwa bangunan koperasi tidak menggantikan posisi sekolah. Menurutnya, pembangunan Kopdes justru dilakukan di area belakang sekolah. Kerusakan yang tampak pada bagian bangunan sekolah, jelas dia, terjadi akibat keterbatasan ruang gerak alat berat saat melintas.

“Ternyata rekan-rekan sekalian, bukan menggusur sekolah. Bukan KDKMP ditaruh untuk menggantikan sekolah, bukan. KDKMP dibangun di belakang sekolah,” ujar Nas di Markas Besar TNI, Jakarta Timur, Selasa (9/6/2026).

Dalam proses pembangunan, lanjut Nas, kendala muncul karena akses jalan yang sempit untuk masuknya alat berat. Alat tersebut terpaksa melewati area sekolah. Untuk mengatasi hal itu, TNI berkoordinasi dengan pihak terkait dan menyepakati pembongkaran sementara sebagian bangunan sekolah agar alat berat dapat bermanuver.

“Akses jalannya kurang sehingga melewati sekolah. Nah, pas manuver alat berat, kena tiang sekolah yang pojok,” ungkapnya.

Setelah kesepakatan tercapai, sebagian bangunan sekolah dibongkar untuk sementara waktu. TNI kemudian berkomitmen untuk memperbaiki kembali bagian sekolah yang terdampak. “Jadi tiang itu digeser untuk manuver alat sebentar, setelah itu akan diperbaiki kembali,” ujar Nas menegaskan.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar