Fabio Quartararo akhirnya angkat bicara menanggapi spekulasi yang menyebut dirinya sebagai penyebab gagalnya Francesco Bagnaia bergabung dengan tim pabrikan Yamaha pada MotoGP 2027. Pembalap asal Prancis itu menegaskan bahwa ia tidak pernah memberikan informasi apa pun kepada rivalnya mengenai kondisi tim yang saat ini ia bela.
Bursa transfer pembalap MotoGP memang memanas sejak awal musim ini. Sejumlah nama besar dikabarkan akan hengkang dan berganti pabrikan menjelang Kejuaraan Dunia 2027. Salah satu rumor yang paling santer adalah kepindahan Quartararo sendiri ke tim pabrikan Honda. Kabar itu muncul setelah Yamaha dinilai lamban dalam menunjukkan perkembangan signifikan dalam beberapa musim terakhir.
Kepergian Quartararo dari Yamaha kemudian memunculkan kebutuhan akan pengganti. Pabrikan asal Jepang itu disebut-sebut mendekati Bagnaia. Bahkan, beredar kabar bahwa pembalap yang akrab disapa Pecco itu telah sepakat untuk pindah ke Yamaha. Namun, dalam beberapa pekan terakhir, arah angin berubah. Bagnaia justru dikabarkan membatalkan rencana tersebut dan beralih ke Aprilia Racing.
Publik pun menduga perubahan sikap Bagnaia itu dipengaruhi oleh Quartararo. Apalagi, keduanya kerap terlihat berbincang di sela-sela balapan. Ditambah lagi, Quartararo dikenal cukup vokal dalam mengkritik timnya sendiri.
Namun, tuduhan itu langsung dibantah keras oleh Quartararo. Juara dunia MotoGP 2021 itu menegaskan bahwa kegagalan Bagnaia bergabung dengan Yamaha sama sekali tidak ada kaitannya dengan dirinya.
“Bukan karena saya. Saya bicara dengan Bagnaia, tetapi itu lebih seperti seorang pembalap dari pabrikan lain meminta saran tentang masa depannya. Tidak masuk akal,” ujar Quartararo dalam pernyataannya.
“Itu tidak benar, karena orang-orang bicara hal-hal tanpa mengetahui faktanya, dan mereka pikir Bagnaia tidak ke Yamaha gara-gara saya, dan itu tidak benar,” tandas pembalap bernomor motor 20 itu.
Sementara itu, hingga saat ini belum ada pengumuman resmi dari tim atau pabrikan mana pun terkait kepindahan pembalap. Situasi saling menunggu tampaknya masih akan berlangsung hingga pertengahan musim MotoGP 2026.
Artikel Terkait
Bulog Serap 3 Juta Ton Gabah dan Beras, Capai 75 Persen Target Nasional
Pemuda di Bekasi Jalani Tes Kejiwaan Usai Diduga Bunuh Keponakan Balita
Wakil Ketua Komisi IX DPR Dorong BGN Segera Benahi Tata Kelola demi Target Zero Accident Program Makan Bergizi Gratis
Balita Tewas, Belasan Luka dalam Kecelakaan Pikap Angkut Rombongan di Sumedang