Seorang balita perempuan berusia tiga tahun tewas dalam kecelakaan lalu lintas yang melibatkan mobil pikap dan sepeda motor di Jalan Raya Sumedang–Wado, Kecamatan Ganeas, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu sore. Peristiwa nahas itu juga menyebabkan belasan penumpang pikap mengalami luka-luka dengan tingkat keparahan yang bervariasi.
Kronologi kejadian bermula ketika mobil pikap bernomor polisi Z 8575 HQ melaju dari Kecamatan Wado menuju Kota Sumedang. Kendaraan tersebut mengangkut 16 penumpang yang merupakan rombongan warga Desa Mulyajaya, Kecamatan Wado. Mereka hendak menjenguk tetangganya yang sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Pakuwon Sumedang.
Di tengah perjalanan, mobil pikap mengalami kecelakaan hingga terbalik dan menabrak sepeda motor Honda Beat bernomor polisi Z 3885 BD. Sepeda motor itu dikendarai oleh seorang perempuan yang membonceng anaknya. Benturan keras yang terjadi membuat warga sekitar berhamburan menuju lokasi kejadian. Mereka menemukan para korban tergeletak di jalan dan segera memberikan pertolongan bersama petugas.
Seluruh penumpang pikap mengalami luka dengan tingkat keparahan berbeda. Para korban langsung dievakuasi ke klinik terdekat untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara itu, balita perempuan yang dibonceng ibunya menggunakan sepeda motor dinyatakan tewas akibat luka yang dideritanya.
“Korban jiwa berdasarkan informasi dari klinik, ada anak kurang lebih usia tiga tahun yang dibonceng ibunya menggunakan Honda Beat dinyatakan meninggal dunia berdasarkan keterangan medis,” ujar Kapolsek Ganeas, Iptu Wilas Sutisna, di lokasi kejadian.
Lima korban yang mengalami luka parah telah dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Umar Wirahadikusumah Sumedang untuk menjalani perawatan lebih lanjut. “Yang banyak ibu-ibu, ada yang di sini dan di sana juga ada,” kata Budianto, salah seorang warga sekitar lokasi.
Hingga kini, Unit Gakkum Satlantas Polres Sumedang masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan. Petugas terus mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi dan melakukan olah tempat kejadian perkara guna memastikan faktor-faktor yang memicu peristiwa tragis tersebut.
Artikel Terkait
Bulog Serap 3 Juta Ton Gabah dan Beras, Capai 75 Persen Target Nasional
Pemuda di Bekasi Jalani Tes Kejiwaan Usai Diduga Bunuh Keponakan Balita
Wakil Ketua Komisi IX DPR Dorong BGN Segera Benahi Tata Kelola demi Target Zero Accident Program Makan Bergizi Gratis
Polri Pastikan Operasi Patuh 2026 Bebas Pungli, Penindakan Didominasi Tilang Elektronik