Anthropic Raup Pendanaan Rp1.160 Triliun, Valuasi Tembus Rp17.246 Triliun dan Kalahkan OpenAI

- Jumat, 29 Mei 2026 | 12:30 WIB
Anthropic Raup Pendanaan Rp1.160 Triliun, Valuasi Tembus Rp17.246 Triliun dan Kalahkan OpenAI

Perusahaan kecerdasan buatan (AI) berbasis di Amerika Serikat, Anthropic, berhasil mengumpulkan dana segar sebesar 65 miliar dolar AS atau setara dengan Rp1.160,7 triliun dalam putaran pendanaan terbaru. Pendanaan ini mendorong valuasi perusahaan yang menaungi model AI Claude itu melonjak hingga 965 miliar dolar AS (sekitar Rp17.246,9 triliun), melampaui valuasi pesaing utamanya, OpenAI, yang selama ini dikenal lewat chatbot ChatGPT.

Putaran penggalangan dana ini sekaligus menegaskan posisi Anthropic sebagai salah satu pemain paling dominan di industri kecerdasan buatan global. Nilai perusahaan yang hampir menyentuh angka satu triliun dolar AS itu menempatkannya di atas OpenAI yang saat ini dihargai 852 miliar dolar AS, berdasarkan data per Maret lalu. Kedua perusahaan disebut-sebut berpotensi melantai di bursa saham melalui penawaran umum perdana (IPO) paling cepat pada tahun ini.

Kebangkitan Anthropic tidak terlepas dari strategi bisnis yang berbeda dengan kompetitornya. Alih-alih menyasar pengguna umum seperti yang dilakukan OpenAI, Anthropic justru fokus pada penyediaan layanan AI generatif untuk klien korporasi. Pendekatan ini terbukti efektif dalam menarik minat pasar perusahaan yang membutuhkan solusi kecerdasan buatan yang lebih terukur dan aman.

Didirikan oleh sekelompok mantan karyawan OpenAI, Anthropic sejak awal menempatkan keamanan AI sebagai prioritas utama meskipun tetap meluncurkan produk-produk baru dengan kecepatan tinggi. Kepala Keuangan Anthropic, Krishna Rao, menyatakan bahwa pendanaan yang diraih akan digunakan untuk memenuhi permintaan yang menurutnya bersifat historis.

“Pendanaan ini akan membantu kami memenuhi permintaan historis yang kami alami,” ujar Rao dalam pernyataannya.

Sementara itu, keunggulan lain yang dimiliki Anthropic adalah kehadiran model Claude yang kini menjadi model AI terdepan di tiga platform cloud terbesar di dunia, yaitu Amazon Web Services, Google Cloud, dan Microsoft Azure. Capaian ini menunjukkan bahwa Anthropic tidak hanya unggul dalam hal valuasi, tetapi juga dalam penetrasi pasar infrastruktur komputasi awan yang menjadi tulang punggung layanan AI modern.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar