Presiden Prabowo Subianto menceritakan kepada Presiden Prancis Emmanuel Macron bahwa ia selalu menyempatkan diri mengunjungi Les Invalides setiap kali berada di Paris. Pengakuan itu disampaikan Prabowo dalam sesi pernyataan pers bersama di Istana Elysee, Paris, pada Kamis (28/5/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Prabowo mengaku terharu dengan sambutan kehormatan yang diberikan oleh pemerintah Prancis. “Jadi, Yang Mulia sekali lagi saya sangat gembira hari ini,” ujarnya langsung kepada Macron.
Prabowo kemudian mengenang masa mudanya yang kerap mendatangi kompleks bersejarah tersebut. “Sewaktu saya masih muda tiap kali saya ke Paris, saya selalu ke Les Invalides, hari ini saya diterima dengan kehormatan yang begitu besar,” katanya.
Les Invalides merupakan kompleks bangunan bersejarah di Paris yang dibangun pada tahun 1670 oleh Raja Louis XIV. Awalnya berfungsi sebagai panti dan rumah sakit bagi veteran perang yang cacat, kompleks ini kini menjadi museum militer sekaligus tempat peristirahatan terakhir Napoleon Bonaparte.
Pada kesempatan yang sama, Prabowo menyampaikan harapannya agar kunjungan kenegaraan ini memperkuat komitmen kerja sama antara Indonesia dan Prancis di masa mendatang. “Terima kasih sekali lagi. Semoga Indonesia dan Perancis terus melangkah maju dengan arah yang jelas, komitmen yang kuat. Terima kasih, Merci beaucoup,” ucapnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo tiba di Les Invalides pukul 15.30 waktu setempat. Kedatangannya disambut dalam suasana khidmat dengan upacara kenegaraan. Ia langsung disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Sébastien Lecornu, di halaman kompleks tersebut. Upacara penyambutan diawali dengan penghormatan terhadap bendera Indonesia dan Prancis, diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya yang kemudian dilanjutkan dengan La Marseillaise.
Artikel Terkait
KPK Terbitkan Surat Edaran Antigratifikasi dan Pungli dalam Penerimaan Murid Baru
Gunung Semeru Erupsi, Kolom Abu Capai 2.000 Meter Disertai Awan Panas
Jalan Lenteng Agung Ambles, Dishub Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas Menuju Depok
Prabowo Perintahkan Bahasa Prancis Diajarkan di Seluruh Jenjang Sekolah Indonesia