Hari Raya Idul Adha identik dengan melimpahnya daging kurban, namun masyarakat kerap dihadapkan pada satu kendala klasik: tekstur daging yang alot akibat jeda waktu antara proses penyembelihan dan pengolahan. Untuk menyajikan hidangan yang lezat, penanganan awal dan teknik memasak yang tepat menjadi faktor penentu. Kunci utama untuk mendapatkan daging yang empuk ternyata tidak hanya terletak pada proses memasak, melainkan juga pada tahap persiapan sejak daging diterima.
Salah satu cara yang dianjurkan adalah memotong daging berlawanan arah serat. Menurut informasi dari NU Online, teknik memotong secara melintang atau melawan arah serat membuat tekstur daging lebih mudah dikunyah setelah matang. Langkah sederhana ini sering kali menjadi kunci utama agar hasil masakan terasa lebih empuk dan tidak berserat kasar saat disantap.
Pakar Produksi Ternak dari Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (UGM), Panjono, Ph.D., menyarankan agar masyarakat segera memasak daging kurban yang diterima. Namun, jika terpaksa harus disimpan, ada beberapa langkah awal yang perlu diperhatikan untuk menjaga struktur daging tetap stabil. Langkah pertama adalah tidak mencuci daging segar yang akan disimpan di dalam freezer, karena mencuci daging justru dapat membuka peluang bagi penyakit dari air mentah untuk masuk ke dalam daging. Sebelum dimasukkan ke dalam freezer, daging sebaiknya dipotong atau digiling kecil-kecil sesuai porsi sekali masak, lalu dikemas rapat dalam plastik. Setelah itu, daging perlu ditempatkan di dalam chiller bersuhu 2–5 derajat Celcius beberapa saat agar melewati proses rigor mortis atau fase kejang-kejang dengan baik sebelum akhirnya dibekukan.
Proses yang sama berlaku ketika daging beku hendak dimasak. Daging sebaiknya dipindahkan terlebih dahulu ke chiller agar proses thawing atau pencairan berlangsung perlahan dan merata, sehingga struktur daging tetap bagus saat diolah. Sementara itu, Dosen Divisi Teknologi Hasil Ternak IPB University, Dr. Tuti Suryati, memberikan panduan yang sedikit berbeda jika daging kurban terlihat kotor. Menurutnya, bagian daging dan jeroan harus dipisahkan terlebih dahulu. Apabila terdapat kotoran seperti tanah, pasir, kerikil, atau rumput yang melekat, daging dan jeroan wajib dicuci menggunakan air bersih yang mengalir. Setelah dicuci, daging harus ditiriskan hingga tidak ada lagi air yang menetes di permukaannya sebelum dikemas.
Dr. Tuti Suryati juga menyarankan agar daging dikemas berdasarkan kebutuhan per porsi sekali masak, misalnya per 250 gram atau 500 gram, menggunakan plastik transparan yang tidak berbau. Untuk bagian jeroan, sebaiknya direbus atau dimasak terlebih dahulu sebelum disimpan dalam kondisi beku. Ketika ingin mengolah daging yang sudah dibekukan, proses thawing harus dilakukan dengan benar. Daging yang masih beku dilarang keras untuk langsung dimasak karena akan membuat teksturnya menjadi alot. Proses thawing dapat dilakukan dengan memindahkan daging dari freezer ke kulkas terlebih dahulu, merendam daging yang masih dalam kemasan rapat ke dalam air dingin, atau meletakkannya pada papan besi khusus yang higienis serta menggunakan microwave. Namun, perlu diingat untuk menghindari thawing daging beku pada suhu ruang tanpa kemasan dan dilarang membekukan kembali daging yang sudah dicairkan.
Memasak daging kurban membutuhkan strategi khusus agar menghasilkan tekstur yang empuk dan matang sempurna. Dr. Tuti Suryati membagikan beberapa tips efektif, di antaranya menggunakan panas yang cukup saat merebus, memanggang, membakar, atau menggoreng daging hingga matang sempurna. Hindari memasak daging hingga gosong, terutama saat membuat sate, daging panggang, atau daging bakar. Manfaatkan bumbu rempah-rempah yang kaya antioksidan untuk menghasilkan olahan daging yang lebih sehat. Jika ingin membuat sate yang empuk, tambahkan parutan nanas atau bungkus daging dengan daun pepaya beberapa saat sebelum dimasak.
Artikel Terkait
Tren Liburan Keluarga Bergeser ke Vila Privat, Waktu Berkumpul Tanpa Distraksi Jadi Kemewahan Baru
BEI Rotasi Tiga Saham di Indeks IDXMESBUMN, IPCM hingga TINS Masuk Gantikan ADHI dan PGEO
Polda Metro Tetapkan Selebgram Woodyrman Tersangka Penganiayaan Berat yang Tewaskan WNA Brunei
Petani Muda di Luwu Utara Jadi Korban Pembusuran saat Cari Pelaku yang Serang Adiknya, Dua Orang Diamankan