MURIANETWORK.COM -Kemampuan militer Israel dinilai tidak cukup untuk menghadapi perang habis-habisan dengan kelompok militer Lebanon yang didukung Iran, Hizbullah.
Laporan Financial Times pada Rabu (26/6), merujuk pada sumber-sumber pejabat Amerika Serikat menyebut Hizbullah sebagai aktor non-negara dengan persenjataan paling berat di dunia.
Mereka menyoroti sejumlah kesulitan yang akan dihadapi Israel jika bersikeras terlibat konflik militer dengan Hizbullah.
"Kemampuan mereka (Israel) terbatas untuk mempertahankan diri jika mereka terlibat dalam perang terbuka dengan Hizbullah," ungkap laporan tersebut.
Kendati demikian, sumber-sumber diplomat dari kedua pihak berkonflik telah memberikan sinyal untuk menghindari perang skala penuh.
Laporan lain yang dirilis Newsweek menyebut perluasan perang baru antara Hizbullah dan Israel akan membawa kehancuran yang tidak terbayangkan dan menjadi hambatan besar bagi pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.
Artikel Terkait
Korban Serangan AS di Karakas Tembus 100 Jiwa, Maduro dan Ibu Negara Cedera
Setelah Sembilan Tahun, Produksi Minyak Indonesia Akhirnya Naik
Kilang Teapot China Berburu Minyak Baru Usai Venezuela Berpaling ke AS
TNI AL Bongkar Muat Alat Berat di Lhokseumawe untuk Percepat Rehabilitasi Pascabencana