MURIANETWORK.COM -Kemampuan militer Israel dinilai tidak cukup untuk menghadapi perang habis-habisan dengan kelompok militer Lebanon yang didukung Iran, Hizbullah.
Laporan Financial Times pada Rabu (26/6), merujuk pada sumber-sumber pejabat Amerika Serikat menyebut Hizbullah sebagai aktor non-negara dengan persenjataan paling berat di dunia.
Mereka menyoroti sejumlah kesulitan yang akan dihadapi Israel jika bersikeras terlibat konflik militer dengan Hizbullah.
"Kemampuan mereka (Israel) terbatas untuk mempertahankan diri jika mereka terlibat dalam perang terbuka dengan Hizbullah," ungkap laporan tersebut.
Kendati demikian, sumber-sumber diplomat dari kedua pihak berkonflik telah memberikan sinyal untuk menghindari perang skala penuh.
Laporan lain yang dirilis Newsweek menyebut perluasan perang baru antara Hizbullah dan Israel akan membawa kehancuran yang tidak terbayangkan dan menjadi hambatan besar bagi pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.
Artikel Terkait
Aset Industri Asuransi dan Dana Pensiun Tembus Rp1.194 Triliun, Modal Kian Solid
PDIP Kecam Pelaporan Pandji ke Polda: Ini Intimidasi, Bukan Sekadar Aduan
Prabowo Desak Percepatan Kampung Nelayan dan Kapal Ikan, Targetkan Serap Ribuan Pekerja
Bank Mandiri Salurkan KUR Rp41 Triliun, NPL Tetap di Bawah 1%