Presiden Prabowo Subianto menyiapkan sebanyak 400 calon pemimpin Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang akan menjalani pendidikan intensif selama sembilan bulan. Program tersebut dinamai Presidential Future Leaders Program (PFLP) 2026, sebuah inisiatif strategis yang dirancang langsung oleh kepala negara untuk mencetak kader-kader pemimpin perusahaan pelat merah.
Dalam keterangan yang diunggah melalui akun Instagram resmi Sekretariat Presiden, Minggu (24/5/2026), disebutkan bahwa PFLP dirancang untuk mendukung visi Presiden Prabowo dalam menciptakan tata kelola BUMN yang baik. Penguatan sumber daya manusia menjadi fokus utama, dengan menekankan pada kualitas individu yang memiliki hati dan pikiran terbaik, atau yang disebut sebagai "best heart and best mind".
Proses pendidikan bagi para calon pemimpin ini terbagi ke dalam tiga fase utama. Tahap pertama berlangsung selama tiga bulan, di mana peserta akan menjalani pembentukan karakter dan disiplin. Selanjutnya, pada tahap kedua yang berdurasi empat bulan, kapasitas manajerial dan kemampuan pengambilan keputusan peserta akan diperkuat di Danantara Corporate University.
Pada tahap terakhir, para peserta akan menjalani magang selama dua bulan di berbagai kementerian, lembaga, maupun lingkungan BUMN. Langkah ini, menurut keterangan resmi, menjadi bagian dari strategi besar pemerintah dalam menyiapkan generasi pemimpin BUMN yang profesional, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan masa depan Indonesia.
Artikel Terkait
DPR Soroti Variasi Menu dan Kesejahteraan Petugas Jelang Puncak Haji di Armuzna
Satpolairud Pelalawan Salurkan Bantuan dan Layanan Kesehatan ke Delapan Desa Pesisir Teluk Meranti
Wakil MPR Eddy Soeparno Nilai Blackout Sumatera Bukti Sistem Kelistrikan Nasional Masih Rentan
Dukungan Indonesia ke Palestina Dinilai Bukan Sekadar Solidaritas, Melainkan Amanat Konstitusi dan Utang Budi Sejarah