Enam Wakil Indonesia Tersingkir di Hari Kedua Malaysia Masters 2026, Sektor Ganda Putra dan Tunggal Putri Ludes

- Kamis, 21 Mei 2026 | 07:30 WIB
Enam Wakil Indonesia Tersingkir di Hari Kedua Malaysia Masters 2026, Sektor Ganda Putra dan Tunggal Putri Ludes

Hari kedua Malaysia Masters 2026 di Axiata Arena, Kuala Lumpur, menjadi catatan kelam bagi kontingen Indonesia. Dari dua belas wakil yang bertanding pada Rabu (20/5/2026), tepat setengahnya harus mengakui keunggulan lawan dan pulang lebih awal. Sektor tunggal putri dan ganda putra menjadi dua sektor yang paling merana karena seluruh wakilnya sudah tidak lagi berpeluang membawa pulang gelar juara.

Di sektor ganda putra, satu-satunya harapan Indonesia bertumpu pada Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin. Namun, langkah mereka terhenti setelah harus mengakui keunggulan pasangan China, Hu Ke Yuan dan Lin Xiang Yi, dalam pertarungan sengit tiga gim. Kekalahan ini sekaligus menutup peluang Indonesia untuk berjaya di nomor yang selama ini menjadi andalan.

Sementara itu, sektor tunggal putri yang mengandalkan pemain-pemain muda juga belum mampu menunjukkan tajinya. Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi takluk di tangan unggulan kedua, Ratchanok Intanon, mantan ratu bulu tangkis dunia asal Thailand. Thalita Ramadhani Wiryawan juga harus mengakui keunggulan wakil India, Ashmita Chaliha, tanpa mampu memberikan perlawanan berarti.

Di tengah keterpurukan dua sektor tersebut, tunggal putra justru tampil gemilang. Moh Zaki Ubaidillah, Jonatan Christie, dan Anthony Sinisuka Ginting sukses melaju ke babak berikutnya. Ketiganya bahkan membuka peluang terciptanya All Indonesian Finals, sebuah skenario ideal yang tentu dinanti para penggemar bulu tangkis Tanah Air.

Hasil beragam justru terjadi di sektor ganda campuran. Tiga pasangan, yaitu Adnan Maulana dan Indah Cahya Sari Jamil, Bobby Setiabudi dan Melati Daeva Oktavianti, serta Amri Syahnawi dan Nita Violina Marwah, berhasil memastikan tempat di babak selanjutnya. Namun, dua pasangan lainnya harus mengubur mimpi lebih awal.

Kekalahan paling menyesakkan di sektor ganda campuran dialami oleh unggulan kelima, Jafar Hidayatullah dan Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu. Mereka dipaksa menyerah oleh pasangan Amerika Serikat, Presley Smith dan Jennie Gai, dalam pertarungan tiga gim yang ketat. Hasil ini jelas menjadi pukulan telak bagi sektor yang sebelumnya diharapkan bisa menjadi andalan.

Secara keseluruhan, hari kedua ini menjadi ujian berat bagi tim Indonesia. Sektor tunggal putri dan ganda putra harus segera berbenah jika ingin kembali bersaing di level tertinggi. Di sisi lain, performa apik para pemain tunggal putra dan beberapa pasangan ganda campuran memberikan secercah harapan untuk melaju lebih jauh di turnamen Super 500 ini.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar