Aston Villa mengukuhkan diri sebagai jawara Liga Europa musim ini setelah berhasil menaklukkan Freiburg di partai puncak. Kemenangan ini tidak hanya menghadirkan trofi bergengsi bagi klub asal Inggris tersebut, tetapi juga mencatatkan sejarah baru dalam gelaran turnamen sepak bola antar klub elite Eropa.
Dengan keberhasilan ini, Aston Villa menjadi pemenang ke-31 yang berbeda sepanjang sejarah Piala UEFA atau Liga Europa. Lebih dari itu, klub tersebut juga tercatat sebagai tim keenam asal Inggris yang mampu merebut mahkota juara di kompetisi ini. Prestasi ini sekaligus menempatkan Villa sebagai juara baru ketiga dalam enam musim terakhir, bergabung dengan Atalanta pada musim 2023/24 dan Villarreal yang saat itu ditangani Unai Emery pada musim 2020/21.
Di balik kesuksesan tersebut, sosok Unai Emery kembali menorehkan namanya dalam buku rekor. Pelatih asal Spanyol itu menjadi arsitek pertama yang mampu memenangkan Liga Europa bersama tiga klub berbeda. Sebuah kebetulan yang unik, ketiga klub yang ia bawa juara memiliki kata &8216;villa&8217; dalam nama mereka: Sevilla (tiga kali), Villarreal, dan kini Aston Villa.
Dengan tambahan satu trofi ini, Emery resmi memegang rekor sebagai pelatih dengan koleksi gelar Liga Europa terbanyak, yakni lima kali. Prestasi individualnya itu melengkapi pencapaian tim yang juga tampil impresif sepanjang turnamen.
Aston Villa tidak hanya unggul dalam hal kemenangan, tetapi juga produktivitas. Mereka finis sebagai tim dengan koleksi gol terbanyak di turnamen ini, yakni 31 gol. Jumlah itu unggul enam gol dari Freiburg yang berada di posisi kedua.
Sementara itu, hasil final ini turut memperpanjang dominasi klub Inggris atas wakil Jerman. Dalam tujuh partai final antar klub putra terakhir yang mempertemukan tim dari kedua negara, klub-klub Inggris selalu keluar sebagai pemenang.
Artikel Terkait
Flick Dukung Rashford Bertahan di Barcelona, Negosiasi dengan Manchester United Masih Alot
Trofi Super League Masih Pakai Logo Liga 1, Konsistensi Rebranding Dipertanyakan
Andrew Jung Sindir Balik Kritik Bobotoh soal Gagal di Persib, Ungkap Catatan 16 Gol
Jose Enrique Betah di Indonesia, Buka Peluang Hengkang dari Persik Kediri