Mesin gol Persik Kediri, Jose Enrique, mengakui betah berlaga di Indonesia dan membuka peluang untuk pindah ke klub lain di kompetisi kasta tertinggi nasional. Striker asal Spanyol itu hingga saat ini belum juga mendapatkan pembicaraan perpanjangan kontrak dari manajemen Persik.
Penampilan impresif ia tunjukkan di musim pertamanya bermain di Indonesia. Dalam 33 pertandingan, Jose Enrique berhasil mencetak 13 gol dan satu assist. Catatan tersebut menempatkannya sebagai salah satu penyerang asing paling produktif di kompetisi musim ini.
Pemain dengan postur 1,86 meter itu menegaskan bahwa seluruh gol yang ia cetak merupakan buah dari kerja sama tim dan strategi yang dirancang pelatih. Ia tidak ingin disebut sebagai aktor tunggal di balik kesuksesan lini depan Persik.
“Setiap pemain tentu ingin tampil bagus dan membantu tim meraih kemenangan. Semua orang ingin melihat hal itu di pertandingan. Semua gol yang saya cetak juga karena bantuan teman-teman di tim. Ini hasil kerja sama yang sudah dirancang pelatih,” jelasnya.
Meski belum ada diskusi resmi mengenai masa depannya, Jose Enrique mengaku nyaman dengan atmosfer sepak bola Indonesia. Ia menilai kompetisi di tanah air sangat ketat dan penuh tantangan.
“Saya sangat suka Indonesia dan juga sepak bolanya. Kompetisi di sini ketat dan menantang. Saat ini saya belum punya rencana bermain di negara lain. Indonesia masih menjadi prioritas pertama untuk karier saya ke depan,” katanya.
Di sisi lain, pemain berusia 30 tahun ini memilih untuk fokus menyelesaikan sisa musim terlebih dahulu sebelum menentukan langkah selanjutnya. Ia belum mau terburu-buru mengambil keputusan terkait perpanjangan kontrak.
“Belum ada diskusi soal kontrak baru. Kami masih punya satu pertandingan melawan Persebaya. Setelah laga itu selesai, baru kami akan melihat bagaimana masa depan saya di Persik Kediri,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Polda Metro Bantah Model AWS Korban Begal, Motifnya Iseng
Gaji Hakim Naik Hingga 280 Persen, Pemerintah Targetkan Perkuat Integritas Peradilan
Fox Sports Buka Lowongan Chief World Cup Watcher dengan Gaji Rp870 Juta untuk Tonton 104 Laga Piala Dunia 2026
Kuasa Hukum Minta Ayah Terdakwa Dugaan Penculikan Anak Kandung Dibebaskan, Sebut Kasus Hanya Konflik Keluarga