Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meresmikan gedung baru Kantor Kecamatan Kebayoran Baru di Jakarta Selatan. Dalam kesempatan itu, ia mengingatkan seluruh jajaran aparatur di tingkat wilayah agar tidak mengabaikan perawatan fasilitas negara dan pemenuhan hak-hak pelayanan publik.
"Membangun itu gampang, tetapi yang sering jadi persoalan adalah merawat," tegas Pramono di lokasi, Selasa, 19 Mei 2026.
Gedung baru yang berdiri megah tersebut merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan pihak swasta. Pembangunannya berasal dari kewajiban penyediaan Fasilitas Sosial dan Fasilitas Umum (Fasos-Fasum) oleh pengembang, yakni PT Danayasa Arthatama.
Meskipun ditopang fasilitas fisik yang tergolong mewah, Pramono menekankan bahwa standar pelayanan tidak boleh bersifat eksklusif. Gedung itu harus dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa hambatan birokrasi yang berbelit-belit.
"Walaupun tempatnya ini bagus, tetap harus menjadi 'Rumah Rakyat'. Terbuka bagi masyarakat. Tugas kita semua adalah memberikan pelayanan yang lebih mudah, lebih gampang, lebih baik kepada masyarakat," ucap dia.
Menanggapi instruksi tersebut, pihak Kecamatan Kebayoran Baru menyatakan kesiapan untuk menjaga kualitas pelayanan publik. Namun, mereka mengakui adanya tantangan tersendiri karena anggaran operasional pemeliharaan gedung baru ini belum tercantum dalam APBD murni 2025 maupun anggaran 2026.
Untuk menyiasati keterbatasan dana pemeliharaan, pihak kecamatan langsung menerapkan kebijakan internal yang ketat. Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) diinstruksikan untuk mengelola sampah secara mandiri guna menekan biaya kebersihan gedung.
"Kami buat imbauan, kepada seluruh ASN dan termasuk nanti warga bahwasanya sampah yang dihasilkan oleh para ASN ini dibawa pulang yang nonorganiknya," ungkap Camat Kebayoran Baru, Iwan Santoso.
Langkah ini dinilai efektif untuk menjaga keasrian sarana baru di lingkungan perkantoran. Sementara itu, untuk jenis sampah lainnya, pihak kecamatan mengoptimalkan pemanfaatan limbah lokal agar memiliki nilai guna lingkungan yang berkelanjutan.
Artikel Terkait
Wakil Ketua DPR Temui BEI dan BI di Tengah Tekanan Rupiah dan IHSG
Nizar Zulfikar Kembali ke Timnas Voli Indonesia untuk AVC Nations Cup 2026
Mahasiswi Unhas Ditemukan Tewas Diduga Jatuh dari Lantai Tiga, Sempat Kirim Pesan Suara ke Teman
Trump Tunda Serangan ke Iran, Klaim Peluang Kesepakatan Damai Semakin Dekat