Pameran pariwisata dan perjalanan internasional, Salon International du Tourism et des Voyages (SITEV), ke-25 kembali digelar di Palais des Expositions (SAFEX), Kota Aljir, Aljazair. Dalam ajang tahunan yang mempertemukan para pemangku kepentingan industri wisata global itu, Indonesia turut berpartisipasi dengan menghadirkan booth yang menonjolkan kekayaan budaya Nusantara.
Berdasarkan pantauan di lokasi pada Senin (18/5/2026), booth Indonesia terletak di area pusat acara. Ciri khas yang langsung menyita perhatian adalah replika Rumah Gadang, rumah adat Minangkabau dari Sumatera Barat. Selain itu, ornamen lain seperti gapura khas Bali dan kain batik yang dipajang di sekeliling booth semakin memperkuat identitas visual Indonesia di antara stan peserta lain.
Booth tersebut merupakan hasil kerja sama tim dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Aljazair. Antusiasme pengunjung terlihat dari banyaknya orang yang berhenti untuk melihat dan bertanya tentang berbagai kebudayaan Indonesia yang ditampilkan.
Kuasa Usaha Ad-Interim (KUAI) KBRI Aljazair, Muhammad Syafri, mengungkapkan bahwa partisipasi Indonesia di SITEV merupakan agenda rutin tahunan. Ia menjelaskan bahwa tahun ini penyelenggaraan SITEV berbarengan dengan pameran pertanian dan farmasi, sehingga lalu lintas pengunjung cukup padat.
“Kita tiap tahun partisipasi di SITEV, dan untuk tahun ini SITEV dilaksanakan berbarengan dengan pameran pertanian dan pameran farmasi. Tahun ini kita dapat booth yang lebih besar dan sejauh ini respons dari masyarakat cukup baik,” kata Syafri saat ditemui di lokasi.
Menurut Syafri, respons positif datang dari para pengunjung yang mayoritas menanyakan destinasi wisata Indonesia, terutama Bali. Ia berharap kehadiran booth Indonesia dapat memperkenalkan lebih banyak potensi wisata Tanah Air kepada masyarakat internasional.
“Harapan kami nanti mungkin kita bisa terus menambah promosi Indonesia di sini, karena hubungan Indonesia dengan Aljazair sudah cukup baik, hubungan sejarah kita cukup dekat,” ujarnya.
SITEV sendiri merupakan pertemuan ekonomi tahunan yang mempertemukan para pemangku kepentingan pariwisata tingkat nasional, regional, dan internasional. Acara ini menyediakan platform pertukaran bagi instansi, institusi, profesional, serta pakar untuk berbagi pengalaman, keahlian, teknik modern, dan mempromosikan layanan komersial pariwisata.
Sebelum menghadiri gelaran SITEV, rombongan media, termasuk sejumlah jurnalis dari berbagai negara, diajak menjelajahi destinasi wisata di lima kota di Aljazair. Perjalanan dimulai dari Kota Aljir, lalu berlanjut ke Oran, Tlemcen, Annaba, dan berakhir di Tipaza.
Artikel Terkait
Kesehatan Mental Remaja Australia Mulai Pulih dari Dampak Pandemi, Namun Belum Kembali ke Level Pra-COVID
Tiga Tewas dalam Penembakan di Kompleks Masjid San Diego, Pelaku Dilumpuhkan
Jawa Barat Hapus Zonasi di 41 Sekolah Maung, Pendaftaran Hanya Berdasarkan Prestasi
Trump Tunda Serangan ke Iran Atas Permintaan Tiga Pemimpin Teluk