Penyerang Barcelona, Lamine Yamal, dipastikan absen pada awal perjalanan tim nasional Spanyol di Piala Dunia. Kondisi ini menjadi pukulan berat bagi skuad asuhan Luis de la Fuente. Pemain sayap remaja itu masih dalam masa pemulihan cedera hamstring yang ia derita saat Barcelona mengalahkan Celta Vigo di La Liga bulan lalu.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Yamal diperkirakan belum pulih tepat waktu untuk laga perdana fase grup Spanyol melawan Tanjung Verde pada 15 Juni. Situasi ini juga menimbulkan ketidakpastian terkait ketersediaannya pada pertandingan kedua melawan Arab Saudi, 21 Juni. Federasi Sepak Bola Spanyol terus menjalin komunikasi intensif dengan Barcelona mengenai proses rehabilitasi pemain berusia 17 tahun tersebut.
Anggota staf medis federasi secara rutin melakukan perjalanan ke Catalunya untuk memantau perkembangan pemulihan Yamal bersama tim dokter Barcelona. Cedera yang dialami pemain kelahiran Esplugues de Llobregat itu memang menimbulkan kekhawatiran. Sebelumnya, ia dinyatakan absen untuk sisa musim Barcelona setelah mengalami ketidaknyamanan pada otot hamstring. Klub pun mengonfirmasi bahwa Yamal akan menjalani apa yang mereka sebut sebagai “rencana perawatan konservatif.”
Bagi Barcelona dan tim nasional Spanyol, Yamal merupakan salah satu penyerang paling berbahaya dan sulit diprediksi. Kehilangan dirinya, meskipun hanya untuk sebagian babak penyisihan grup, dipastikan akan mengurangi daya gedor dan kreativitas lini serang Spanyol. Di sisi lain, tidak ada pihak yang ingin mengambil risiko memperparah cedera. Masalah hamstring dikenal sangat sensitif, terutama bagi pemain sayap yang permainannya bergantung pada akselerasi dan kecepatan berulang.
Satu kesalahan dalam proses pemulihan berpotensi menyebabkan absen yang jauh lebih panjang. Oleh karena itu, Barcelona dan Spanyol tampak sepakat untuk mengambil pendekatan hati-hati. Setelah menghadapi Tanjung Verde dan Arab Saudi, Spanyol akan berjumpa Uruguay pada laga terakhir babak penyisihan grup. Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apakah Yamal akan pulih tepat waktu untuk pertandingan tersebut.
Artikel Terkait
Indonesia Pamerkan Rumah Gadang dan Budaya Nusantara di Pameran Pariwisata Internasional Aljazair
Wabah Ebola di Kongo Tewaskan 100 Orang, WHO Tetapkan Status Darurat Global
Dr. Tirta: Keringat Bukan Hal Buruk, Justru Tubuh yang Tak Bisa Berkeringat Berbahaya
Pria Lansia di Jombang Bakar Toko Grosir karena Sakit Hati Ditegur Pemilik