Kecelakaan beruntun yang melibatkan empat pembalap mewarnai gelaran MotoGP Catalunya, dengan Alex Marquez dari Gresini Racing menjadi korban paling parah setelah mengalami patah tulang selangka kanan dan retak kecil pada ruas tulang belakang.
Insiden tersebut terjadi pada putaran ke-12 balapan di Sirkuit Barcelona-Catalunya. Kronologinya bermula ketika Pedro Acosta diduga mengalami masalah teknis pada motornya saat melaju di lintasan lurus menuju tikungan 10. Kecepatan motor Acosta tiba-tiba menurun drastis, dan Alex Marquez yang berada tepat di belakangnya tidak sempat menghindar hingga menabrak bagian belakang motor Acosta.
Benturan keras itu membuat Marquez kehilangan kendali dan terlempar ke area berpasir di sisi lintasan. Motor pembalap bernomor 73 itu terpental dengan keras hingga salah satu rodanya terlepas. Ban yang terlepas tersebut kemudian menghantam motor Fabio Di Giannantonio dan menjatuhkannya. Raul Fernandez juga ikut terseret dalam insiden beruntun ini, yang memaksa pengawas perlombaan mengibarkan bendera merah untuk menghentikan balapan sementara.
Alex Marquez segera dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi sadar. Hasil pemeriksaan medis mengonfirmasi bahwa ia menderita patah tulang selangka kanan serta keretakan kecil pada tulang belakang C7. Tim Gresini Racing menyatakan bahwa sang pembalap harus menjalani operasi untuk menstabilkan tulang selangkanya dengan menggunakan pelat.
Melalui unggahan di media sosial Instagram, Marquez berusaha menenangkan para penggemar. "Semuanya terkendali! Saatnya masuk ruang operasi malam ini, tapi aku berada di tangan yang tepat. Terima kasih atas perhatian dan doa kalian," tulisnya.
Hingga saat ini, belum ada informasi resmi mengenai estimasi waktu pemulihan bagi pembalap yang juga pemenang GP Spanyol tersebut. Fokus utama tim saat ini adalah memastikan operasi berjalan lancar dan pemulihan kondisi fisik sang pembalap berjalan optimal.
Artikel Terkait
Prabowo Serahkan 42 Pesawat Rafale dan Rudal BVR Meteor ke TNI di Lanud Halim
BULOG Sebut Harga Beras SPHP di Seluruh Wilayah Masih di Bawah HET, Penyaluran Capai 240 Ribu Ton
Pemprov Jabar Ubah 41 SMA dan SMK Negeri Unggulan Jadi Sekolah Maung Mulai 2026
Pemerintah Gagalkan 1.353 Calon Pekerja Migran Ilegal dalam Empat Bulan